DETAIL DOCUMENT
HUBUNGAN FAKTOR PERILAKU SEKSUAL TERHADAP KEJADIAN INFEKSI HIV PADA KELOMPOK USIA PRODUKTIF DI KOTA BEKASI
Total View This Week0
Institusion
Universitas Siliwangi
Author
SETIAWAN, HANIFAH
Subject
Q Science (General) 
Datestamp
2022-12-07 02:25:44 
Abstract :
FAKULTAS ILMU KESEHATAN UNIVERSITAS SILIWANGI TASIKMALAYA PEMINATAN EPIDEMIOLOGI ABSTRAK HANIFAH SETIAWAN HUBUNGAN FAKTOR PERILAKU SEKSUAL TERHADAP KEJADIAN INFEKSI HIV PADA KELOMPOK USIA PRODUKTIF DI KOTA BEKASI Human Immunideficiency Virus (HIV) dan Acquired Immune Deficiency Syndrome (AIDS) di era saat ini dianggap sebagai suatu penyakityang bersifat mematikan dan telah menjadi masalah kesehatan global yangmengakibatkan angka kejadian dan angka kematian terus meningkat drastis. Indonesia bahkan menjadi negara ketiga terbesar se-Asia Pasifik dengan angka penularan baru mencapai 41.987 kasus. Berdasarkan data kasus baru infeksi HIV di Kota Bekasi termasuk lima Kota tertinggi di Jawa Barat sebanyak 390 kasus. Penyebaran kasus HIV positif menyebar ke semua umur dan mayoritas pada usia produktif (15- >50 tahun) sebanyak 380 kasus dengan persentase 97,4%. Tujuan penelitian adalah mengetahui faktor-faktor apa saja yang mempengaruhi terjadinya infeksi HIV pada kelompok usia produktif di Kota Bekasi. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan menggunakan metode survei analitik dan pendekatan kasus kontrol (case kontrol). Sampel pada penelitian ini adalah 202 responden yang terdiri dari 101 kasus dan 101 kontrol. Teknik pengambilan sampel adalah accidental sampling. Hasil uji statistik menunjukkan terdapat hubungan antara seks antar generasi (p?value=0,000; OR=13,542), jumlah pasangan seksual (p-value=0,000; OR= 4,131), penggunaan kondom (p-value=0,000; OR=6,478), riwayat penyakit menular seksual (p-value=0,000; OR=35,237), jenis orientasi seksual (p-value=0,000; OR=29,196) dengan kejadian infeksi HIV. Tidak terdapat hubungan antara usia pertama kali berhubungan seks dengan kejadian infeksi HIV. Penelitian ini menyarankan kepada masyarakat agar lebih meningkatkan kewaspadaan dan menghindari faktor-faktor risiko yang bisa menyebabkan penularan infeksi HIV seperti, hubungan seks yang bebas dan perilaku berisiko tinggi seperti berganti?ganti pasangan, demi mencegah transmisi penularan heteroseksual/homoseksual dan apabila tidak memungkinkan juga maka pilihan berikutnya adalah penggunaan kondom secara konsisten. Kata Kunci: Faktor-Faktor, Infeksi HIV, Kota Bekasi 
Institution Info

Universitas Siliwangi