DETAIL DOCUMENT
FAKTOR – FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEJADIAN INFEKSI DAERAH OPERASI PADA PASIEN POST OPERASI BEDAH OBSTETRI DAN GINEKOLOGI DI RSUD SINGAPARNA MEDIKA CITRAUTAMA KABUPATEN TASIKMALAYA TAHUN 2021
Total View This Week0
Institusion
Universitas Siliwangi
Author
Pebriyani, Puput
Subject
RA0421 Public health. Hygiene. Preventive Medicine 
Datestamp
2022-12-08 01:42:04 
Abstract :
FAKULTAS ILMU KESEHATAN UNIVERSITAS SILIWANGI TASIKMALAYA EPIDEMIOLOGI 2022 ABSTRAK PUPUT PEBRIYANI FAKTOR-FAKTOR TERKAIT INFEKSI DAERAH OPERASI PADA PASIEN PASCA OPERASI BEDAH OBSTETRI DAN GINEKOLOGI DI RUMAH SAKIT SINGAPARNA MEDIKA CITRAUTAMA KABUPATEN TASIKMALAYA TAHUN 2021 Surgical Site Infection (SSI) adalah infeksi pada bekas luka sayatan dalam waktu 30 hari setelah operasi. Dalam hal kemungkinan IDO pada tahun 2021 di RS Singaparna Medika Citrautama Kabupaten Tasikmalaya terdapat operasi yang melebihi target program yang telah direncanakan, khususnya operasi obgyn HAIs dengan angka infeksi 4,57%, namun target program IDO harus di bawah 2%. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi faktor risiko yang berhubungan dengan terjadinya infeksi luka operasi pada obgyn bedah pasca operasi. Penelitian kuantitatif ini merupakan penelitian observasional analitik dengan menggunakan case control. Populasi penelitian ini adalah pasca operasi obgyn di RS Singaparna Medika Citrautama dengan perbandingan 1:2 yaitu jumlah sampel pada kelompok kasus 71 dan kelompok kontrol 142. Untuk kelompok kontrol digunakan purposive sampling sedangkan total sampling digunakan untuk kelompok kasus. Hasil uji analisis bivariat menunjukkan bahwa faktor yang mempengaruhi kejadian IDO adalah nutrisi (p=0,034), Skor ASA (p=0,023 dan OR=2,878), dan waktu operasi (p=0,001 dan OR=2,985). sedangkan faktor yang tidak berhubungan dengan kejadian IDO adalah usia (p=0,755). Pasien disarankan untuk menjaga kesehatan melalui pola hidup sehat. Kata Kunci : Kejadian SSI, Bedah Obgyn, Faktor Risiko 
Institution Info

Universitas Siliwangi