Abstract :
PENGARUH TUNDAAN AKIBAT PENUTUPAN PERLINTASAN
KERETA API TERHADAP KONSUMSI BAHAN BAKAR MINYAK
(BBM)
(Studi Kasus: Jalan Ibrahim Adjie Kecamatan Indihiang Kota Tasikmalaya)
Eva Fauziah1), Nina Herlina2), Asep Kurnia Hidayat3)
1,2,3 Jurusan Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Siliwangi
Jalan Siliwangi No. 24 Tasikmalaya, Jawa Barat, Indonesia
Email: 187011087@student.unsil.ac.id1
ABSTRAK
Penutupan palang pintu kereta api pada perlintasan sebidang Jalan Ibrahim
Adjie Kecamatan Indihiang Kota Tasikmalaya mengakibatkan kendaraan yang
melintas tertunda sehingga menimbulkan kerugian yaitu konsumsi BBM. Penelitian
dilakukan dengan metode survei selama 16 hari dengan pemilihan hari kerja yaitu
senin dan selasa serta hari libur yaitu sabtu dan minggu dimulai pukul 09.40-16.30
WIB. Analisis dilakukan dengan metode LAPI-ITB, CSIR dan ATIS untuk
menghitung jumlah konsumsi BBM kendaraan saat idle. Data tundaan selama
penelitian dihitung menjadi konsumsi BBM lalu dikonversi ke dalam rupiah untuk
mengetahui kerugian. Hasil analisis didapatkan derajat kejenuhan terbesar dari arah
tasikmalaya yaitu 0,273 dengan panjang antrian sekitar 160-200 m dan arah
bandung yaitu 0,243 dengan panjang antrian sekitar 80-120 m. Puncak dari total
kerugian konsumsi BBM per hari arah Tasikmalaya terjadi pada hari Senin 7 Maret
2022 dimana total kerugian mencapai Rp123.770,15 metode LAPI ITB,
Rp56.763,10 metode CSIR, dan Rp68.002,80 metode ATIS. Sedangkan arah
Bandung terjadi pada hari Selasa 29 Maret 2022 dimana total kerugian mencapai
Rp104.166,25 metode LAPI ITB, Rp48.486,65 metode CSIR, dan Rp57.247,90
metode ATIS.
Kata Kunci: Kerugian, Konsumsi BBM, Kondisi Lalu Lintas, Tundaan.