Abstract :
FAKULTAS ILMU KESEHATAN UNIVERSITAS SILIWANGI TASIKMALAYA EPIDEMIOLOGI 2022
ABSTRAK
KHALISHAH ISNI NADA
HUBUNGAN FAKTOR HOST TERHADAP KEJADIAN PNEUMONIA TON 12-59 BULAN DI WILAYAH KERJA UPTD PUSKESMAS RAWA TEMBAGA KOTA BEKASI
Latar Belakang: Pneumonia adalah infeksi akut yang menyerang jaringan paru (alveoli) oleh berbagai mikroorganisme seperti virus, jamur dan bakteri. Menurut WHO, 5 juta anak di bawah usia 5 tahun meninggal karena pneumonia. Pada tahun 2018 prevalensi pneumonia di Jawa Barat sebesar 4,7%. Kota Bekasi menempati urutan ke-8 dengan jumlah kasus pneumonia baru sebanyak 1.661 kasus. Puskesmas Rawa Tembaga merupakan puskesmas dengan penemuan kasus tertinggi di Kota Bekasi selama tiga tahun berturut-turut sejak 2019 hingga 2021. Hingga tahun 2022, tercatat 154 kasus pneumonia balita. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan faktor host dengan kejadian pneumonia pada anak usia 12-59 bulan di wilayah kerja UPTD Puskesmas Rawa Tembaga Kota Bekasi. Metode: Survei analitik observasional dengan pendekatan case control. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh balita usia 12-59 bulan yang tercatat di rekam medis Puskesmas Rawa Tembaga sebanyak 1406 balita. Jumlah sampel sebanyak 90 balita diambil dengan menggunakan teknik simple random sampling. Data dianalisis menggunakan Uji Chi-Square dan mengetahui nilai Odds Ratio (OR 95% CI). Hasil: Faktor yang berhubungan dengan kejadian pneumonia pada anak usia 12-24 bulan adalah status gizi (p value = 0,008, OR = 3,727), riwayat pemberian ASI eksklusif (p value = 0,029, OR = 3.000), status imunisasi (p value = 0,013, OR = 3,455) dan BBLR (p value = 0,001, OR = 5,444,) serta faktor yang tidak berhubungan yaitu jenis kelamin (p value = 0,601) Kesimpulan: Ada hubungan antara status gizi, riwayat ASI eksklusif, imunisasi status, berat badan lahir rendah serta tidak ada hubungan jenis kelamin dengan kejadian pneumonia pada balita usia 1259 bulan di wilayah kerja UPTD Puskesmas Rawa Tembaga Kota Bekasi. Saran : Puskesmas dan masyarakat lebih meningkatkan pelayanan kesehatan balita melalui kegiatan kemasyarakatan seperti penyuluhan kesehatan atau posyandu.
Kata Kunci : Pneumonia, Balita, Faktor Host