DETAIL DOCUMENT
EVALUASI KESESUAIAN LAHAN UNTUK TANAMAN UBI JALAR (Ipomoea batatas L.) DI KECAMATAN CILIMUS KABUPATEN KUNINGAN
Total View This Week0
Institusion
Universitas Siliwangi
Author
NOVAMBI, BOBI NUGRAHA
Subject
S Agriculture (General) 
Datestamp
2022-12-14 03:18:45 
Abstract :
EVALUASI KESESUAIAN LAHAN UNTUK TANAMAN UBI JALAR (Ipomoea batatas L.) DI KECAMATAN CILIMUS KABUPATEN KUNINGAN Oleh: BOBI NUGRAHA NOVAMBI NPM 155001010 Dosen Pembimbing: Yanto Yulianto Yaya Sunarya ABSTRAK Salah satu wilayah di Kabupaten Kuningan yang memiliki potensi untuk pengembangan budidaya ubi jalar yaitu Kecamatan Cilimus dengan Desa Bandorasakulon sebagai salah satu sentra produksinya. Maksud penelitian ini adalah untuk mengindentifikasi lahan di wilayah Kecamatan Cilimus Kabupaten Kuningan yang sesuai untuk tanaman ubi jalar. Sedangkan tujuan penelitian untuk mengevaluasi tingkat kesesuaian lahan untuk tanaman ubi jalar di Kecamatan Cilimus Kabupaten Kuningan. Penelitian dilakukan mulai bulan Februari hingga Maret 2022. Penelitian dilakukan menggunakan metode observasi dengan teknis pelaksanaan melalui survei. Observasi adalah metode pengumpulan data yang dilakukan secara sistematis dan sengaja melalui pengamatan dan pencatatan terhadap gejala objektif yang diamati. Pendekatan evaluasi kesesuaian lahan yang dilakukan pada penelitian ini adalah pendekatan secara kualitatif yaitu dengan cara mengelompokkan lahan berdasarkan karakteristik dan kualitas lahan. Berdasarkan hasil analisis yang dilakukan maka didapatkan kesimpulan Kesesuaian lahan aktual bagi tanaman ubi jalar di Kecamatan Cilimus Kabupaten Kuningan pada satuan peta tanah 1, 2, 3 dan 5 termasuk ke dalam kelas S2n(b) yang artinya lahan cukup sesuai dengan faktor pembatas berupa P2O5 tersedia dan pada satuan peta tanah 4, 6, 7 dan 8 termasuk ke dalam ke-++4las S2r(c),n(b) yang artinya lahan cukup sesuai dengan faktor pembatas berupa tekstur dan P2O5 tersedia. Sementara, kesesuaian lahan potensial untuk tanaman ubi jalar di Kecamatan Cilimus adalah S2 yang artinya lahan cukup sesuai. Faktor pembatas yang ada di lokasi penelitian yaitu terbatasnya P2O5 tersedia pada 8 satuan peta tanah dapat diperbaiki melalui pemupukan P2O5 menggunakan pupuk sintetis berimbang (TSP, SP-36), penambahan bahan organik menggunakan pupuk kandang dan aplikasi mikro-organisme pelarut fosfat. Sedangkan pembatas berupa tekstur tanah pada satuan peta tanah 4, 6, 7 dan 8 dapat diperbaiki melalui intensifikasi lahan. Kata Kunci : Evaluasi, kesesuaian lahan, ubi jalar. 
Institution Info

Universitas Siliwangi