Abstract :
EVALUASI KESESUAIAN LAHAN UNTUK TANAMAN
UBI JALAR (Ipomoea batatas L.) DI KECAMATAN
CILIMUS KABUPATEN KUNINGAN
Oleh:
BOBI NUGRAHA NOVAMBI
NPM 155001010
Dosen Pembimbing:
Yanto Yulianto
Yaya Sunarya
ABSTRAK
Salah satu wilayah di Kabupaten Kuningan yang memiliki potensi untuk
pengembangan budidaya ubi jalar yaitu Kecamatan Cilimus dengan Desa
Bandorasakulon sebagai salah satu sentra produksinya. Maksud penelitian ini
adalah untuk mengindentifikasi lahan di wilayah Kecamatan Cilimus Kabupaten
Kuningan yang sesuai untuk tanaman ubi jalar. Sedangkan tujuan penelitian untuk
mengevaluasi tingkat kesesuaian lahan untuk tanaman ubi jalar di Kecamatan
Cilimus Kabupaten Kuningan. Penelitian dilakukan mulai bulan Februari hingga
Maret 2022. Penelitian dilakukan menggunakan metode observasi dengan teknis
pelaksanaan melalui survei. Observasi adalah metode pengumpulan data yang
dilakukan secara sistematis dan sengaja melalui pengamatan dan pencatatan
terhadap gejala objektif yang diamati. Pendekatan evaluasi kesesuaian lahan yang
dilakukan pada penelitian ini adalah pendekatan secara kualitatif yaitu dengan
cara mengelompokkan lahan berdasarkan karakteristik dan kualitas lahan.
Berdasarkan hasil analisis yang dilakukan maka didapatkan kesimpulan Kesesuaian
lahan aktual bagi tanaman ubi jalar di Kecamatan Cilimus Kabupaten Kuningan
pada satuan peta tanah 1, 2, 3 dan 5 termasuk ke dalam kelas S2n(b) yang artinya
lahan cukup sesuai dengan faktor pembatas berupa P2O5 tersedia dan pada satuan
peta tanah 4, 6, 7 dan 8 termasuk ke dalam ke-++4las S2r(c),n(b) yang artinya lahan
cukup sesuai dengan faktor pembatas berupa tekstur dan P2O5 tersedia.
Sementara, kesesuaian lahan potensial untuk tanaman ubi jalar di Kecamatan
Cilimus adalah S2 yang artinya lahan cukup sesuai. Faktor pembatas yang ada di
lokasi penelitian yaitu terbatasnya P2O5 tersedia pada 8 satuan peta tanah dapat
diperbaiki melalui pemupukan P2O5 menggunakan pupuk sintetis berimbang
(TSP, SP-36), penambahan bahan organik menggunakan pupuk kandang dan
aplikasi mikro-organisme pelarut fosfat. Sedangkan pembatas berupa tekstur
tanah pada satuan peta tanah 4, 6, 7 dan 8 dapat diperbaiki melalui intensifikasi
lahan.
Kata Kunci : Evaluasi, kesesuaian lahan, ubi jalar.