Abstract :
ABSTRAK
CNN memiliki kekurangan dalam hal proses training model yang lama. Lamanya
proses training dikarena banyak dari penelitian menambahkan jumlah layer untuk
meningkatkan akurasi pada modelnya. Metode Adaptive Kernel CNN merupakan
sebuah metode yang akan memberikan kemampuan CNN untuk melakukan
adaptasi dengan memilih ukuran kernel optimal yang akan digunakan pada model.
Sehingga proses training model akan berjalan lebih cepat tanpa mengurangi akurasi
yang dihasilkan. Selain itu, semakin kecil learning rate (lr) yang digunakan maka
proses training akan semakin lama dengan konsekuensi akurasi akan semakin
besar, begitupun sebaliknya. Algoritma Adagrad mempunyai kelebihan yaitu dapat
melakukan perubahan pada lr dengan membaginya kedalam ukuran yang lebih
kecil. Tujuan penelitian ini untuk mengoptimalisasi model Adaptive Kernel CNN
dengan menggunakan adagrad, sehingga menghasilkan model dengan proses
training yang cepat akan tetapi tetap meningkatkan hasil akurasinya. Jenis
penelitian adalah kuantitatif dengan pendekatan eksperimen. Sedangkan, teknik
pengambilan sampel pada umumnya dilakukan secara acak dan analisis data
bersifat statistik. Berdasarkan eksperimen penelitian, model berhasil meningkatkan
hasil akurasi. Model dengan ukuran kernel 3 dan lr 0,01 memiliki hasil akurasi
tertinggi yaitu 99,09% dengan penggunaan memori sebesar 3,16 GigaByte.
Peningkatan akurasi terjadi karena semakin kecil ukuran kernel dan lr, maka akan
mempersingkat waktu proses training model yang berimbas pada semakin
meningkatnya akurasi yang dihasilkan. Hasil penelitian ini juga berhasil
mengungguli model lain yang menjadi pembanding utama dengan akurasi 98,1%,
akan tetapi masih kalah dalam efektivitas penggunaan memori yaitu sebesar 3,10
GigaByte.
Kata Kunci: Adaptive Kernel, CNN, Learning Rate, AdaGrad.
Kepustakaan (1980-2021)