Abstract :
ABSTRAK
DEDI KOSWARA. Potensi Penyimpanan Karbon Pada Padang Lamun Di
Zona Litoral Pantai Sancang Kabupaten Garut Sebagai Sumber Belajar
Biologi. Skripsi. Jurusan Pendidikan Biologi. Fakultas Keguruan dan Ilmu
Pendidikan. Universitas Siliwangi.
Padang lamun memiliki banyak peranan penting di pesisir pantai, salah satu
perannya adalah kemampuan padang lamun untuk menyerap dan menyimpan
karbon melalui proses fotosintesis yang dikenal dengan sebutan blue carbon.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui simpanan karbon pada Lamun di Zona
Litoral Pantai Sancang, yang dilaksanakan pada bulan April-Juni 2022. Jenis
penelitian adalah deskriptif kuantitatif. Stasiun yang diamati terdiri dari Stasiun 1
Cibako, stasiun 2 Cikujangjambe dan stasiun 3 Ciporeamg. Pengumpulan data
dilakukan dengan menentukan kepadatan vegetasi di setiap stasiun menggunakan
garis transek 50 meter dengan membagi 3 titik sampling, yang masing-masing titik
terdiri dari 6 plot 50 x 50 cm. Penentuan nilai biomassa untuk lamun didasarkan
pada massa kering dan luas area sample. Simpanan karbon diperoleh dengan
mengambil substrat sebagai sampel masing-masing stasiun. Penentuan potensi
cadangan karbon dilakukan dengan melihat estimasi cadangan karbon pada bagian
atas substrat (AS) yang terdiri dari daun dan pelepah, dan bagian bawah substrat
(BS) yang terdiri dari akar dan rizoma. Hasil penelitian menunjukan cadangan
karbon di Stasiun 1 Cibako (145,9331 g C/m2
) lebih tinggi dibanding stasiun 2
Cikujangjambe (110,026 g C/m2
) dan stasiun 3 Ciporeang (117,771 g C/m2
).
Cadangan karbon rata-rata di pantai Sancang adalah sebesar 124,577 g C/m2
.
Kesimpulannya bahwa secara umum simpanan karbon di bawah substrat (below
ground) pada lamun di Zona Litoral Pantai Sancang memiliki nilai yang lebih besar
dibandingakan dengan nilai simpanan karbon di atas substrat (above ground).
Kata Kunci: Lamun, blue carbon, zona litoral, Pantai Sancang, Biomassa,
Simpanan karbon