Abstract :
ABSTRAK
STUDI KELAYAKAN USAHATANI PADI BENIH BERSERTIFIKAT
Oleh :
Talisya Lara Nurhidayati
185009010
Dosen Pembimbing
Unang Atmadja
Eri Cahrial
Penelitian ini dilakukan pada petani di Dusun Sukawangi Desa Pasirpanjang
Kecamatan Manonjaya Kabupaten Tasikmalaya. Tujuan Penelitian adalah
mengetahui gambaran umum usahatani padi di daerah penelitian, menganalisis
biaya produksi, penerimaan dan pendapatan usahatani padi yang menggunakan
benih bersertifikat Varietas Inpari32 dan Varietas Inpari Sidenuk, dan menganalisis
kelayakan usahatani padi benih bersertifikat di daerah penelitian. Data yang
digunakan yaitu data primer dan data sekunder. Metode penelitian yang digunakan
adalah metode survey. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Rata-rata penggunaan
input produksi di Dusun Sukawangi Varietas Inpari32 diperoleh Luas Lahan 0,34
ha, Benih 8,61 Kg, Pupuk 122 Kg, Obat-obatan 1,3 L, Jumlah Tenaga Kerja Luar
Keluarga 10,65 HOK, dan Jumlah Tenaga Kerja Dalam Keluarga 7,4 HOK.,
sedangkan Varietas Inpari Sidenuk diperoleh Luas Lahan 0,23 ha, Benih 5,95 Kg,
Pupuk 88 Kg, Obat-obatan 1,24 L, Jumlah Tenaga Kerja Luar Keluarga 5,79 HOK,
dan Jumlah Tenaga Kerja Dalam Keluarga 5,92 HOK. Rata-rata Biaya yang
dikeluarkan Varietas Inpari 32 sebesar Rp. 4.440.82/MT. dengan rata-rata
Penerimaan sebesar Rp. 10.824.000/MT, dan rata-rata Pendapatan petani sebesar
Rp. 6.383.173/MT, Sedangkan Varietas Inpari Sidenuk Rata-rata biaya yang
dikeluarkan sebesar Rp. 3.210.612/MT, dengan rata-rata Penerimaan sebesar Rp.
7.474.500/MT, dan rata-rata Pendapatan petani sebesar Rp. 4.263.888/MT.
Usahatani padi benih berserifikat Dusun Sukawangi Desa Pasirpanjang Kecamatan
Manonjaya Kabupaten Tasikmalaya dengan masing-masing R-C 2,43 dan 2,32
menunjukkan bahwa usahatani padi benih bersertifikat layak untuk diusahakan.
Kata Kunci : Biaya, Pendapatan, Kelayakan, Benih Padi Bersertifikat