Abstract :
FAKULTAS ILMU KESEHATAN
UNIVERSITAS SILIWANGI
TASIKMALAYA
2022
ABSTRAK
DIAN KARDINA
HUBUNGAN ANTARA FAKTOR LINGKUNGAN TERHADAP KEJADIAN
DIARE PADA BALITA DI DESA SIDARAJA KECAMATAN
CIAWIGEBANG KABUPATEN KUNINGAN TAHUN 2022
Diare adalah buang air besar dengan konsistensi cair sebanyak tiga kali atau lebih
dalam satu hari (24 jam). Diare lebih dominan menyerang balita karena daya tahan
tubuhnya yang masih lemah. Pada cakupan Asia Tenggara Indonesia menempati urutan
ke 6 kematian balita akibat dari diare. Kabupaten Kuningan termasuk kedalam
peringkat 15 besar kejadian diare pada balita dengan kasus diare pada Balita sebanyak
9.579 orang. Faktor lingkungan mempengaruhi penyakit diare pada balita. Tujuan
penelitian ini untuk menganalisisfaktor lingkungan terhadap kejadian diare pada balita
di Desa Sidaraja Kecamatan Ciawigebang Kabupaten Kuningan Tahun 2022
menggunkan desain observasional analitik case-control, perbandingan sampel kasus
dan kontrol 1:1 yaitu 44 kasus dan 44 kontrol sehingga total sampel adalah 88
reponden. Hasil analisis bivariat dengan tingkat kemaknaan 95% (?=0,05) diketahui
bahwa faktor risiko yang berhubungan dengan kejadian diare balita adalah penyediaan
air bersih, penyediaan air minum, kepemilikan jamban sehat, dan SPAL. Masyarakat
disarankan untuk memplester area sekeliling sumur, merebus air untuk minum balita
hingga mendidih dan didiamkan dalam titik didih 3-5 menit, menggunakan gelas
khusus untuk minum balita, menutup lubang kakus, pada keseluruhan SPAL sebaiknya
dicor, serta menambah kedalaman pada SPAL.
Kata kunci: Faktor Lingkungan, Kejadian Diare, Balita.