Abstract :
ABSTRAK
Arsitektur microservice mendapat perhatian dari industri karena kemampuan
yang ditawarkannya dalam optimalisasi arsitektur sistem. Gaya arsitektur
microservice dapat menggantikan arsitektur monolithic karena fleksibilitas untuk
beradaptasi dengan perubahan teknologi dan membantu penataan tim pengembang
lebih baik. Namun, dalam implementasinya masih terdapat permasalahan ketika
komunikasi antara layanan dalam microservice menggunakan HTTP synchronous
atau berbasis API (API-Driven). Solusi yang ditawarkan atas permasalahan tersebut
adalah menerapkan teknologi container yang diintegrasikan dengan Event-Driven
Architecture (asynchronous) untuk menangani komunikasi internal antara layanan
microservice. Sehingga dapat mengatasi permasalahan kinerja pada microservice.
Hasil dari penelitian ini adalah implementasi Event-Driven Architecture pada
microservice. Response time Event-Driven Architecture lebih cepat dengan rata?rata selisih 319.46 ms, error rate Event-Driven Architecture lebih rendah dengan
dengan rata-rata selisih 4.56%, dan CPU usage Event-Driven lebih rendah dengan
rata-rata selisih 42.69 ms.
Kata Kunci: Container Technology, Docker, Event-Driven Architecture,
Kubernetes, Microservices