Abstract :
FAKULTAS ILMU KESEHATAN
UNIVERSITAS SILIWANGI
TASIKMALAYA
PEMINATAN KESEHATAN LINGKUNGAN
2022
ABSTRAK
NUNIK SYLVIANI
FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEJADIAN DIARE PADA
BALITA DI DESA CIWIDEY KECAMATAN CIWIDEY KABUPATEN
BANDUNG
Salah satu masalah kesehatan terbesar di Indonesia yang memiliki angka kematian
dan kesakitan yang tergolong tinggi adalah penyakit diare. Diare sangat erat
kaitannya dengan perilaku tidak higienis serta lingkungan yang tidak sehat.
Diantara beberapa desa yang berada dalam satu lingkup lingkungan, Desa Ciwidey
memiliki jumlah kasus diare tertinggi pada usia balita dan dari tiga desa terhitung
sebanyak 53 kasus pada tahun 2021. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui faktor
apa saja yang memiliki hubungan dengan terjadinya kasus diare pada usia balita di
Desa Ciwidey, maka dibuatlah suatu penelitian. Penelitian dilakukan dengan
metode observasional analitik dengan rancangan case control, bertempat di Desa
Ciwidey Kecamatan Ciwidey Kabupaten Bandung pada Oktober 2022. Populasi
dan sampel adalah 51 balita diare sebagai kasus dan 51 balita tidak diare sebagai
kontrol. Teknik sampling adalah total sampling. Metode analisa uji statistik chi
square akan digunakan dalam penelitian ini. Hasil analisis bivariat didapatkan
bahwa variabel yang berkaitan dengan peristiwa diare pada balita adalah personal
Hygiene ibu (p=0,000), pemberian ASI eksklusif (p=0,000), sumber air bersih
(0,003), kepemilikan jamban sehat (p=0,001) dan pengelolaan sampah (p=0,000).
Kesimpulan terdapat keterkaitan yang signifikan antara personal Hygiene ibu,
pemberian ASI eksklusif, sumber air bersih, penggunaan jamban sehat, pengelolaan
sampah dengan kejadian diare terhadap balita di Desa Ciwidey Kecamatan Ciwidey
Kabupaten Bandung. Diharapkan Puskesmas, agar meningkatkan penyuluhan atau
sosialisasi tentang sanitasi dasar kepada masyarakat agar menerapkan perilaku
hidup bersih dan sehat sehingga dapat terhindar dari penyakit diare.
Kata Kunci : Faktor yang berhubungan dengan diare
Kepustakaan : 2003-2022