Abstract :
FAKULTAS ILMU KESEHATAN
UNIVERSITAS SILIWANGI
TASIKMALAYA
2022
ABSTRAK
NUR ROSDIYAWATI
PENGARUH PENDIDIKAN KESEHATAN DENGAN METODE
SIMULASI TERHADAP PRAKTIK CUCI TANGAN PAKAI SABUN PADA
ANAK SEKOLAH DASAR NEGERI CIBEUREUM KOTA
TASIKMALAYA
Diare adalah penyakit dimana kondisi buang air besar dengan konsistensi cair atau
lembek dan frekuensinya lebih dari tiga kali dalam satu hari. Kecamatan Cibeureum
menduduki peringkat pertama kasus diare usia 5-14 tahun yaitu 311 kasus dari total
kasus 23.370 (2019-2020). Tahun 2020-2021 (Januari-November) kasus diare
sebanyak 248 kasus dengan presentase 61.2% penderita berada di tingkat Sekolah
Dasar (SD). SDN Cibeureum menduduki peringkat pertama dengan angka kasus
diare sebanyak 25 kasus. Perilaku mencuci tangan yang tidak memenuhi syarat
kesehatan berisiko terkena diare. Anak cenderung mempunyai kebiasaan kurang
menjaga kebersihan tangannya dengan mencuci tangan terutama pada saat di
sekolah. Upaya untuk meningkatkan praktik cuci tangan pakai sabun (CTPS) dapat
dilakukan dengan pendidikan kesehatan menggunakan metode yang menarik.
Simulasi adalah metode pembelajaran yang dianggap cocok untuk keterampilan
masyarakat. Desain penelitian adalah penelitian pre-experimental design dengan
rancangan penelitian one group pretest-posttest design. Subjek penelitian adalah 57
siswa kelas 1 SDN Cibeureum. Alat pengumpulan data menggunakan lembar
observasi. Hasil uji wilcoxon yaitu (1) didapatkan p-value=0,000 disimpulkan
terdapat pengaruh pendidikan kesehatan dengan metode simulasi terhadap praktik
CTPS segera setelah diberi perlakuan dan (2) didapatkan p-value=0,000
disimpulkan terdapat pengaruh pendidikan kesehatan dengan metode simulasi
terhadap praktik CTPS satu minggu setelah diberi perlakuan. Sekolah disarankan
melakukan pembelajaran praktik CTPS secara berulangkali.
Kata Kunci: Praktik dan Cuci Tangan Pakai Sabun.