DETAIL DOCUMENT
ANALISIS LEVEL BERPIKIR PESERTA DIDIK BERDASARKAN TAKSONOMI SOLO DALAM MENYELESAIKAN SOAL NON RUTIN DITINJAU DARI TIPE KEPRIBADIAN MARSTON
Total View This Week0
Institusion
Universitas Siliwangi
Author
HIDAYAT, SANDI
Subject
L Education (General) 
Datestamp
2022-12-20 04:35:49 
Abstract :
ABSTRAK SANDI HIDAYAT. 2021. Analisis Level Berpikir Peserta Didik Berdasarkan Taksonomi SOLO dalam Menyelesaikan Soal Non Rutin Ditinjau dari Tipe Kepribadian Marston. Program Studi Pendidikan Matematika. Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan. Universitas Siliwangi. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan level berpikir peserta didik berdasarkan taksonomi SOLO dalam menyelesaikan soal non rutin pada materi program linear ditinjau dari tipe kepribadian Marston. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Teknik pengumpulan data yang digunakan berupa penyebaran angket, tes, dan wawancara. Instrumen yang diberikan berupa angket tipe kepribadian menurut Marston dan soal tes dengan jenis non rutin pada materi program linear. Pemilihan subjek penelitian berdasarkan purposive. Teknik analisis data yang digunakan yaitu reduksi data, penyajian data, dan verifikasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 4 peserta didik yang dijadikan subjek penelitian yaitu S?01 dengan tipe kepribadian dominance kategori tinggi, S-04 dengan tipe kepribadian influence kategori sangat tinggi, S-05 dengan tipe kepribadian steadiness kategori tinggi, dan S-07 dengan tipe kepribadian compliance kategori tinggi berada pada level yang sama dalam taksonomi SOLO yaitu level multistruktural. Pada level tersebut peserta didik sudah mampu memahami sedikitnya dua informasi yang diketahui dalam soal tetapi belum bisa membuat kesimpulan yang berhubungan. Meskipun berada pada level yang sama, setiap subjek memberikan langkah-langkah pengerjaan yang berbeda. S-01 mengerjakan soal dengan cepat dan berorientasi pada hasil. Namun, S-01 hanya mampu membuat model matematika dari informasi yang sudah diperoleh karena bingung dalam menentukan titik potong dari model tersebut. S-04 tidak teliti, ceroboh, dan lupa dengan cara membuat model matematika dari informasi yang sudah diperoleh. S-05 mengerjakan soal dengan lambat karena cara pengerjaannya selangkah demi selangkah dan mengalami kendala dalam perhitungan. S-05 sudah berusaha mencari titik potong dari model matematika yang dibuatnya akan tetapi tidak tepat. S-07 kurang teliti dan mengalami kendala dalam perhitungan. S-07 tidak tepat membuat model matematika untuk fungsi kendalanya. Sehingga S-07 hanya mampu memperoleh satu titik potong dari model matematika yang dibuatnya. Kata kunci: Level Berpikir, Taksonomi SOLO, Tipe Kepribadian Marston, Soal Non Rutin 
Institution Info

Universitas Siliwangi