Abstract :
ABSTRAK
Kurikulum sebagai pedoman penyelenggaraan kegiatan proses pembelajaran
memberikan makna bahwa dalam kurikulum terdapat panduan interaksi antara guru
dan peserta didik. Hal ini menjadi acuan dalam proses pembelajaran Bahasa Indonesia
yang ditetapkan sebagai pembelajaran berbasis teks. Oleh karena itu jenis-jenis teks
termasuk teks cerita pendek harus menjadi perhatian dalam pembelajaran. Pemilihan
bahan ajar merupakan persoalan pokok yang tidak dapat dikesampingkan dalam suatu
proses pembelajaran yang utuh. Dalam realitas pendidikan di lapangan, tenaga
pendidik dalam hal ini guru mata pelajaran bahasa Indonesia masih menggunakan
sumber belajar yang belum variatif. Dengan demikian, risikonya sangat dimungkinkan
jika bahan ajar yang dipakai itu tidak kontesktual, tidak menarik, monoton, dan tidak
sesuai dengan kebutuhan peserta didik. Pada akhirnya peserta didik akan merasa bosan
mengikuti proses pembelajaran, sehingga proses pembelajaran menjadi tidak efektif
dan efisien. Rumusan masalah penelitian ini yaitu, dapatkah teks cerita pendek dalam
Buku Kumpulan Cerita Pendek ?Dua Dunia? karya Nh Dini dijadikan alternatif bahan
ajar sastra? Penelitian yang dilakukan bertujuan untuk mengetahui kesesuaian teks
cerita pendek dari aspek unsur intrinsik, kriteria bahan ajar dan psikologi pembelajaran
sebagai alternatif bahan ajar kelas XI SMA sederajat. Penelitian ini dilakukan
menggunakan metode deskriptif analitik menggunakan pendekatan analisis struktural,
subjek penelitian ini adalah unsur pembangun teks cerita pendek dan kriteria bahan
ajar. Sumber data penelitian ini adalah teks cerita pendek dari buku kumpulan teks
cerita pendek yang berjudul ?Dua Dunia? karya Nh Dini, teks cerita pendek yang
diambil sebanyak sampel total 10 teks cerita pendek. Instrumen analisis kesesuaian
unsur pembangun dan kriteria bahan ajar. Hasil penelitian menunjukkan kesesuaian
unsur pembangun teks cerita pendek, kesesuaian dengan bahan ajar, dan kesesuaian
berdasarkan psikologi peserta didik. Hasil akhir dari analaisis menghasilkan bahan ajar
berupa LKPD yang di uji kelayakan kepada tenaga pendidik dan uji validator ke peserta
didik.