Abstract :
ABSTRAK
Nisa Kamila Sari. 2021. Pengaruh Model Pembelajaran Jigsaw terhadap
Kemampuan Menganalisis Unsur Pembangun Puisi dan Menulis Puisi
dengan Memperhatikan Unsur Pembangunnya (Eksperimen pada Peserta
Didik Kelas X SMKS Padakembang Kabupaten Tasikmalaya Tahun
Ajaran 2020/2021). Jurusan Pendidikan Bahasa Indonesia. Fakultas
Keguruan dan Ilmu Pendidikan. Universitas Siliwangi Tasikmalaya.
Mengacu pada kurikulum 2013 edisi revisi salah satu kompetensi dasar yang
harus dikuasai peserta didik SMA kelas X ialah teks puisi. Terdapat pada kompetensi
dasar 3.17, yaitu menganalisis unsur pembangun puisi dan kompetensi dasar 4.17, yaitu
menulis puisi dengan memperhatikan unsur pembangunnya.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran Jigsaw
terhadap kompetensi menganalisis unsur pembangun puisi dan menulis puisi dengan
memperhatikan unsur pembangunnya pada peserta didik kelas X SMKS Padakembang
Kabupaten Tasikmalaya tahun ajaran 2020/2021. Metode penelitian yang penulis
gunakan ialah eksperimen sungguhan. Teknik pengumpulan data yang penulis gunakan
adalah teknik observasi dan teknik tes dengan sumber data siswa SMKS Padakembang
tahun ajaran 2020/2021.
Hasil pengolahan data menunjukkan bahwa terjadi peningkatan rata-rata nilai
pada nilai pretes dan pascates. Nilai rata-rata prates pada kelas eksperimen untuk
kompetensi dasar menganalisis unsur pembangun puisi adalah 34,21, sedangkan nilai
rata-rata pascatesnya adalah 78,64, sehingga terjadi kenaikan nilai sebesar 44,43.
Selanjutnya untuk kompetensi dasar menulis puisi dengan memperhatikan unsur
pembangunnya nilai rata-rata prates ialah 59,67 sedangkan nilai rata-rata pascatesnya
83,03. Dengan demikian, terdapat kenaikan nilai 23,36 untuk kompetensi dasar
menulis puidi dengan memperhatikan unsur pembangunnya. Pada kelas kontrol untuk
nilai rata-rata prates menganalisis unsur pembangun puisi adalah 33,39 sedangkan nilai
rata pascatesnya 71,21. Nilai rata-rata prates di kelas kontrol untuk menulis puisi
dengan memperhatikan unsur pembangunnya adalah 59,6 sedangkan nilai rata-rata
pascatesnya adalah 72,07. Dengan demikian terdapat peningkatan nilai pada kelas
kontrol sebesar 37,82 untuk kompetensi dasar menganalisis unsur pembangun puisi
dan untuk menulis puisi dengan memperhatikan unsur pembangunnya terdapat
peningkatan nilai sebesar 12,47.
Berdasarkan hasil uji W (Wilcoxon) diketahui bahwa dalam pembelajaran
menganalisis unsur pembangun puisi diperoleh hasil W (0) < 89,89 dalam taraf
signifikasi 0,01 (28). Hal ini menunjukan bahwa model pembelajaran Jigsaw
berpengaruh secara signifikan terhadap kemampuan menganalisis unsur pembangun
puisi dan menulis puisi dengan memperhatikan unsur pembangunya pada peserta didik
kelas X SMKS Padakembang Kab. Tasikmalaya tahun ajaran 2020/2021. Artinya,
hipotesis yang penulis ajukan dalam penelitian ini diterima.