DETAIL DOCUMENT
BUDIDAYA TANAMAN SORGUM (Sorghum bicolor L. Moench) DALAM UPAYA DIVERSIFIKASI PANGAN DENGAN MEMANFAATKAN LAHAN KOSONG DI BANDARA KERTAJATI KECAMATAN KERTAJATI KABUPATEN MAJALENGKA
Total View This Week0
Institusion
Universitas Siliwangi
Author
SAFARINA, MUTIA NUR
Subject
L Education (General) 
Datestamp
2022-12-28 06:49:02 
Abstract :
ABSTRAK MUTIA NUR SAFARINA, 2022. ?Budidaya Tanaman Sorgum (Sorghum bicolor L. Moench.) Dalam Upaya Diversifikasi Pangan Dengan Memanfaatkan Lahan Kosong di Bandara Kertajati Kecamatan Kertajati Kabupaten Majalengka?. Jurusan Pendidikan Geografi Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Siliwangi Tasikmalaya. Kabupaten Majalengka mulai mengembangkan potensi yang dimilikinya oleh tanaman sorgum yang dapat menjadi bahan pangan terbarukan. Bandara Kertajati (BIJB) mulai dibangun pada tahun 2014 yang terletak di Kecamatan Kertajati Kabupaten Majalengka dengan memiliki luas mencapai 3.480 Ha. Lahan milik negara ini masih banyak yang belum dimanfaatkan secara maksimal dan sebagian besar lahan tersebut terbengkalai dengan ditumbuhi oleh rumput liar. Tanaman Sorgum merupakan tanaman serealia yang dapat tumbuh pada berbagai keadaan lingkungan sehingga potensial untuk dikembangkan. Lahan yang dijadikan untuk budidaya tanaman sorgum memiliki luas 10 Ha dalam 1 lubang dapat dimasukkan 3 Biji benih yang menghasilkan sebanyak tiga ratus ribu pohon sorgum. Karena lahannya yang luas, dan jumlah tanaman yang banyak, maka diperlukan petani untuk merawat tanaman sorgum. Penelitian ini bertitik tolak pada permasalahan pokok yaitu (1) Bagaimanakah budidaya tanaman sorgum (Sorghum bicolor L. Moench) dalam upaya diversifikasi pangan dengan memanfaatkan lahan kosong di Bandara Kertajati Kecamatan Kertajati Kabupaten Majalengka, (2) Bagaimanakah proses pemanfaatan hasil dari budidaya tanaman sorgum oleh masyarakat di Desa Babakan Kecamatan Kertajati Kabupaten Majalengka. Metode penelitian yang digunakan yaitu observasi, wawancara, studi dokumentasi, dan studi literatur. Subjek yang diambil yaitu pengelola bandara, pengelola SEPASI (Sejati Petani Sorgum Indonesia), dan petani. Hasil dari penelitian ini dapat disimpulkan bahwa (1) Budidaya tanaman sorgum meliputi beberapa tahapan penanaman, dan menjadikan bahan pangan terbarukan, (2) Tanaman sorgum dapat mensubstitusikan tanaman pangan lain seperti halnya dari biji tanaman sorgum yang dapat menjadikan sebuah makanan pokok dan pakan ternak serta bermanfaat untuk kesehatan dan nutrisi lebih tinggi. Untuk melengkapi kekurangan dalam penelitian ini penulis mengharapkan kepada penulis lain untuk meneliti secara mendalam dan terperinci. Kata Kunci: Budidaya, Tanaman Sorgum, Substitusi pangan, Diversifikasi pangan 
Institution Info

Universitas Siliwangi