Abstract :
FAKULTAS ILMU KESEHATAN
UNIVERSITAS SILIWANGI
KOTA TASIKMALAYA
2022
ABSTRAK
HANA DURROH NURJANAH
Hubungan Pola Makan dan Riwayat Penyakit Infeksi dengan Kejadian
Stunting pada Balita Usia 24-59 Bulan di Wilayah Kerja Puskesmas
Sukalaksana Kecamatan Bungursari Kota Tasikmalaya.
Latar belakang: stunting termasuk salah satu kondisi kurang gizi pada balita yang dapat
diketahui dari hasil pengukuran tinggi badan menurut umur yang mengacu pada WHO
dalam standar antropometri penilaian status gizi anak, bahwasannya hasil pengukuran
tersebut jika <-2 SD sampai dengan -3 SD disebut pendek dan jika <-3 SD disebut
sangat pendek. Masalah ini di akibatkan oleh kekurangan gizi kronis karena pola asuh
makan yang tidak tepat dan penyakit infeksi yang terjadi secara berulang terutama
pada dua tahun pertama kehidupan. Tujuan: untuk mengetahui hubungan pola makan
dan riwayat penyakit infeksi dengan kejadian stunting. Metode: kuantitatif
menggunakan desain studi case control dengan sampel sebanyak 105. Instrument yang
digunakan yaitu kuisioner Child Feeding Quistionnaire (CFQ) untuk mengukur pola
makan dan kuisioner riwayat penyakit infeksi. Teknik sampling pada kelompok kasus
dilakukan dengan proportional random sampling dan pada kelompok kontrol
dilakukan dengan purposive sampling. Hasil: uji bivariat menunjukan terdapat
hubungan antara jenis makanan (p=0,001), jumlah makanan (p=0,009), frekuensi
makan (p=0,002), dan riwayat penyakit infeksi (p=0,001) terhadap kejadian stunting
pada balita. Kesimpulan: terdapat hubungan yang signifikan antara jenis makanan,
jumlah makanan, frekuensi makan dan riwayat penyakit infeksi terhadap kejadian
stunting. Saran: mengupayakan pola makan yang tepat pada balita serta mencegah
terjadinya penyakit infeksi perlu dilakukan lebih optimal untuk mengurangi masalah
gizi pada balita dengan tujuan mencapai target penurunan zero stunting pada tahun
2024.
Kata Kunci : Pola Makan, Riwayat Penyakit Infeksi, Stunting