Abstract :
ABSTRAK
ILHAM PAHMAN. 2022. Studi Keanekargaman Papilionoidea Berdasarkan
Ketinggian di Kawasan Gunung Galunggung sebagai Bahan Ajar Biologi.
Skripsi. Jurusan Pendidikan Biologi. Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan.
Universitas Siliwangi.
Kawasan Gunung Galunggung merupakan salah satu lokasi banyak dijumpainya
beraneka ragam spesies, salah satunya adalah Papilionoidea atau yang lebih dikenal
dengan nama kupu-kupu. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis
keanekaragaman kupu-kupu di kawasan Gunung Galunggung berdasarkan
ketinggian yang berbeda-beda. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah
kuantitatif deskriptif dengan teknik VES (Visual Encounter Surveys) selama 6 hari
dalam kurun waktu 4 minggu pukul 09.00-11.00 dan 13.00-15.00 di 3 stasiun
pengamatan meliputi kawasan Curug Cimedang (700 mdpl), kawasan Curug Gado
Bangkong (800 mdpl), dan kawasan Curug Cikahuripan (950 mdpl). Data
pengamatan yang dihitung meliputi indeks keanekaragaman Shanon-Wiener (H'),
indeks kemerataan jenis (E), indeks kekayaan jenis (R), Indeks dominansi (D),
indeks similaritas (IS), serta pengukuran parameter lingkungan meliputi ketinggian,
suhu, intensitas cahaya, kelembaban, dan kecepatan angin. Hasil pengamatan
menunjukkan terdapat 1071 individu kupu-kupu dari 41 spesies kupu-kupu yang
berhasil dijumpai. Famili Nymphalidae merupakan kupu-kupu yang paling sering
dijumpai sebanyak 22 jenis, dan spesies kupu-kupu yang paling sering dijumpai
adalah Jamides celeno, Ypthima pandocus, dan Lampides boeticus. Secara
keseluruhan, nilai keanekaragaman kawasan Gunung Galunggung secara
keseluruhan sebesar 3,10 sehingga tergolong kategori tinggi, indeks kemerataan
sebesar 0,84 sehingga tergolong kategori stabil, indeks kekayaan jenis sebesar 5,73
sehingga tergolong kategori tinggi, dan indeks dominansi senilai 0,06 sehingga
tergolong kategori rendah. Hasil penelitian ini nantinya akan dijadikan bahan ajar
bebentuk booklet.
Kata Kunci: Papilionoidea, Kupu-kupu, Ketinggian, Keanekaragaman, Bahan
Ajar