Abstract :
FAKULTAS ILMU KESEHATAN
UNIVERSITAS SILIWANGI
TASIKMALAYA
PEMINATAN EPIDEMIOLOGI
2022
ABSTRAK
MELINDA REGISTA SARI
FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEJADIAN BAYI
BERAT BADAN LAHIR RENDAH (BBLR) DI RSUD WALED
KABUPATEN CIREBON
Bayi berat badan lahir rendah (BBLR) adalah berat badan saat lahir kurang dari
2.500 gram berhubungan dengan berbagai konsekuensi jangka pendek maupun
jangka panjang. Kasus BBLR di Indonesia mengalami peningkatan selama tiga
tahun terakhir dengan jumlah prevalensi pada tahun 2018 sebesar 6,2% dan tahun
2021 sebesar 12,27%. Kasus di RSUD Waled dalam kurun waktu tiga tahun
mengalami peningkatan dari 2018 sebesar 80,5%, dan 2021 sebesar 88,9%. Tujuan
dari penelitian ini untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan
kejadian bayi berat badan lahir rendah (BBLR) di RSUD Waled Kabupaten
Cirebon. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan jenis
penelitian observasi analitik mengggunakan pendekatan kasus cross sectional.
Populasi dalam penelitian ini yaitu ibu yang melahirkan dan tercatat dalam rekam
medik di RSUD Waled Kabupaten Cirebon tahun 2021 yaitu sebanyak 1.450 orang,
sampel dalam penelitian ini sebanyak 242 orang dengan sampel minimum. Hasil
uji statistik menggunakan Chi Square menunjukkan ada hubungan variabel KEK
(p=0,042 dan OR=1,947) dengan kejadian BBLR. Tidak ada hubungan antara
variabel anemia (p=0,217), preeklampsia (p=0,770), dan kunjungan ANC
(p=1,000) dengan kejadian BBLR. Saran untuk ibu hamil yang menderita KEK agar
mengkonsumsi makanan bergizi untuk memenuhi kebutuhan gizi ibu hamil dan
janin yang di dalam kandungan.
Kata Kunci: BBLR, KEK, Anemia, Preeklampsia, ANC.