DETAIL DOCUMENT
STUDI ETNOBOTANI TUMBUHAN OBAT MASYARAKAT DESA COGREG DAN DESA PAKEMITAN KECAMATAN CIKATOMAS SEBAGAI SUPLEMEN BAHAN AJAR BIOLOGI
Total View This Week0
Institusion
Universitas Siliwangi
Author
MELANI, DINI OKTAVIA
Subject
L Education (General) 
Datestamp
2022-12-30 00:53:30 
Abstract :
ABSTRAK DINI OKTAVIA MELANI. 2022. Studi Etnobotani Tumbuhan Obat Masyarakat Desa Cogreg dan Desa Pakemitan Kecamatan Cikatomas Sebagai Suplemen Bahan Ajar Biologi. Jurusan Pendidikan Biologi. Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan. Universitas Siliwangi. Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mendeskripsikan pemanfaatan tumbuhan obat oleh masyarakat Desa Cogreg dan Desa Pakemitan Kecamatan Cikatomas sebagai suplemen bahan ajar biologi. Masyarakat sudah sejak lama menggunakan tumbuhan untuk mengatasi masalah kesehatan. Namun untuk saat ini pengetahuan lokal tersebut belum terdokumentasikan. Penelitian dilaksanakan pada bulan Desember 2021 hingga Agustus 2022 di Desa Cogreg dan Desa Pakemitan Kecamatan Cikatomas. Penelitian ini bersifat kualitatif dengan pendekatan deskriptif analisis. Penentuan responden dilakukan dengan teknik snow ball sampling. Pengumpulan data dilakukan dengan cara observasi, wawancara tidak terstruktur, dokumentasi dan studi literatur. Melibatkan 27 responden yang terdiri dari 12 responden masyarakat Desa Cogreg dan 15 responden masyarakat Desa Pakemitan. Responden utama dalam penelitian ini adalah dukun tabib, dukun beranak dan masyarakat yang aktif menggunakan tumbuhan obat. Analisis data dilakukan dengan cara menghitung nilai Use Value, Informant Consensus Factor, dan Fidelity Level. Berdasarkan hasil penelitian masyarakat Desa Cogreg memanfaatkan 76 spesies tumbuhan obat. Sedangkan masyarakat Desa Pakemitan memanfaatkan 82 spesies tumbuhan obat. Bagian tumbuhan yang dimanfaatkan diantaranya daun, buah, rimpang, batang, getah, akar, biji, umbi, bunga, kulit buah, daging daun atau seluruh bagian tumbuhan digunakan. Pemanfaatannya dilakukan dengan cara dibakar, diparut, diiris, diremas, dikonsumsi langsung, ditumbuk, diseduh atau direbus. Tumbuhan obat yang sering digunakan masyarakat Desa Cogreg serta berpotensi untuk dilakukan penelitian lanjutan Curcuma longa, Erythrina variegate, Andrographis paniculata, Urena lobata dan Ageratum conyzoides. Sedangkan tumbuhan obat yang sering digunakan oleh masyarakat Desa Pakemitan serta berpotensi untuk dilakukan penelitian lanjutan yaitu Chromolaena odorata, Psidium guajava, Gardenia jasminoides, Citrus aurantiifolia dan Tectona grandis. Kata kunci: Desa Cogreg, Desa Pakemitan, Etnobotani, Suplemen Bahan Ajar Biologi, Tumbuhan Obat. 
Institution Info

Universitas Siliwangi