Institusion
Universitas Siliwangi
Author
Bajri, Halimatu Syadiah Novel
Subject
JA Political science (General)
Datestamp
2022-12-30 08:49:52
Abstract :
ABSTRAK
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui persepsi elit desa terhadap
kebijakan pemerintah mengenai pelaksanaan pilkada serentak. Karena tahun ini
merupakan tahun dimana hampir seluruh dunia mengalami wabah virus yang
kita kenal dengan covid-19 pada saat ini. Sehingga menyebabkan pemerintah
harus membuat kebijakan dengan tujuan mengurangi aktivitas masyarakat agar
penularan virus dapat segera tertangani. Situasi yang belum pernah dialami
sebelumnya, dihadapkan dengan agenda politik tentu akan menuai berbagai
persepsi dari berbagai kalangan masyarakat, terkhusus para elit desa. Metode
dalam penelitian ini yaitu kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui
wawancara, observasi lapangan, juga studi kepustakaan.
Dalam penelitian ini, peneliti menggunakan teori persepsi dari Sarlito
yaitu persepsi terjadi kepada seseorang saat dirinya menangkap stimulus dari
luar melalui organ-organ yang kemudian diteruskan oleh otak. Yang
dilanjutkan dengan proses berfikir yang berakhir pada sebuah pemahaman.
Pemahaman inilah yang diartikan sebagai sebuah persepsi.
Hasil penelitian menunjukan bahwa persepsi yang diberikan oleh elit
desa cidatar beragam dan terbagi menjadi dua yaitu pro dan kontra. Mereka
yang mendukung pemerintah mengatakan bahwa keputusan yang telah dibuat
oleh pemerintah dengan adanya penundaan selama beberapa bulan itu sudah
tepat karena diperlukan persiap untuk melaksanakan pilkada ditengah pandemi
dan bagaimanapun pilkada sudah terjadwal jadi memang sebaiknya tetap
dilaksanakan sesuai aturan yang sudah ditetapkan. Sementara itu,mereka yang
kontra berpendapat bahwa kebijakan pemerintah untuk melaksanaan pilkada
dianggap kurang penting dengan alasan kesehatan dan sebaiknya pilkada
dilaksanakan setelah covid stabil dan reda. Mereka mengharapkan pemerintah
untuk fokus terhadap penanganan penyebaran covid-19 serta untuk itu
pemerintah bisa memperpanjang masa jabatan kepala daerah yang sedang
menjabat.
Kata Kunci: Persepsi, Elit Desa, Pilkada.