Abstract :
ABSTRAK
Melalui beragam frasa pilihan yang dikemas dalam bentuk audio dan visual, politisi dapat
menunjukkan kuantitas-kualitas kinerjanya yang merujuk pada nilai plus atau citra positif
dirinya sesuai dengan kepentingan yang ingin dicapai. Untuk mencapai kepentingan?kepentingan tersebut, digunakanlah beragam medium. Medium tersebut salah satunya adalah
media sosial. Dedi Mulyadi adalah seorang anggota DPR-RI, yang menggunakan akun
Youtube-nya untuk dapat mengajak masyarakat melihat kinerjanya secara langsung melalui
jaringan yang terkoneksi.
Penelitian ini fokus pada analisis framing terhadap konten dalam kanal Youtube Kang Dedi
Mulyadi Channel. Peneliti berusaha melihat bagaimana Dedi Mulyadi membangun citra
dalam bingkai dirinya sebagai anggota DPR-RI yang kompeten dan transparan. Dasar teori
yang digunakan adalah New Media, Imagologi, dan Analisis Framing. Penelitian ini
merupakan penelitian kualitatif deskriptif dengan menggunakan Teknik Analisis Data,
Analisis Framing model Robert N. Entman. Teknik pengumpulan data menggunakan studi
teks, dokumentasi, wawancara, dan observasi. Enam video dengan tiga tema yang berbeda
(Isu anak-keluarga; lingkungan; dan profesionalitas), dipilih sebagai data primer yang
diperoleh dari kanal Youtube Kang Dedi Mulyadi Channel.
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Dedi Mulyadi menggunakan kanal Youtube untuk
mempublikasikan kerja, dengan tujuan agar dapat dilihat dan dinilai oleh masyarakat melalui
jajak pendapat dalam jaringan yang terkoneksi. Giatnya Dedi Mulyadi membuat video setiap
hari semenjak tahun 2020, memberikan konklusi bahwa produksi konten ini jelas
direncanakan. Meski menerangkan bahwa tidak pernah mengatur produksi konten, namun
untuk konsisten merekamnya tentu merupakan niatan yang sudah tersusun rapi rencananya.
Kemunculan sejumlah komunitas penggemar Dedi Mulyadi, mulai dari Followers Kang Dedi
Mulyadi, Sahabat Kang Dedi Mulyadi, hingga komunitas yang khusus mendukungnya untuk
maju dalam kontestasi Pemilihan Gubernur Jawa Barat di 2024, merupakan bukti
keberhasilan imagologi yang diciptakan oleh Dedi Mulyadi.
Kata kunci: New Social Media, Imagologi Politik, Dedi Mulyadi, Analisis Framing.