Abstract :
KINERJA DAN KESELAMATAN JALAN PADA PERLINTASAN
SEBIDANG
(STUDI KASUS JALAN MOHAMAD HATTA TASIKMALAYA)
Raynaldy Julio Putra Pamungkas1
, H. Asep Kurnia Hidayat Ir., M.T.2
, Gary Raya Prima S.Pd., M.T.3
123Jurusan Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Siliwangi
Jalan Siliwangi No.24 Tasikmalaya, Jawa Barat, Indonesia
Email : raynaldyjulio@gmail.com
ABSTRAK
Perlintasan sebidang merupakan persilangan antara jalur kereta dengan
jalan raya pada satu bidang yang dilengkapi dengan rambu dan marka. Dalam suatu
sistem jaringan jalan, perlintasan sebidang seringkali menjadi titik terjadinya
konflik antar moda transportasi. Kondisi seperti ini ternyata telah menimbulkan
bermacam-macam masalah lalu lintas, seperti kemacetan, kecelakaan, dan
sebagainya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kinerja perlintasan sebidang
Jl. Mohamad Hatta, Kota Tasikmalaya dengan menganalisis volume lalu lintas,
tundaan, panjang antrian, dan meninjau kondisi perkerasan yang berpengaruh
terhadap keselamatan dengan metode PCI (Pavement Condition Index), serta
kekurangan marka dan rambu pada perlintasan sebidang berdasarkan Peraturan
Direktur Jenderal Perhubungan Darat No. 770 Tahun 2005 dan Peraturan Menteri
Perhubungan No. 36 Tahun 2011. Hasil Penelitian menunjukan arus lalu lintas
selama kereta melintas tertinggi pada hari Sabtu adalah 1060 kend/kereta melintas
perhari atau 820,8 skr/kereta melintas perhari. Sebagian besar kondisi kelengkapan
keselamatan pada lokasi penelitian telah memenuhi peraturan perundangan yang
berlaku. Panjang antrian tertinggi terjadi pada hari sabtu pukul 10.25 WIB di pintu
sebelah selatan yang memiliki panjang antrian 193 meter. Diperoleh indeks kondisi
perkerasan sebesar 58,14 % maka jalan ini tergolong sedang (fair).
Kata Kunci: Perlintasan sebidang, Rambu, Marka Jalan, Volume lalu lintas,
Panjang Antrian, Indeks Kondisi Perkerasan (PCI)