Abstract :
ABSTRAK
PENGARUH KOMBINASI PUPUK LIMBAH CAIR TAHU DAN PUPUK
HAYATI TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL MENTIMUN
(CUCUMIS SATIVUS L)
Oleh
Erwin Gunawan
185001028
Dosen Pembimbing
Suhardjadinata
Ida Hodiyah
Produktivitas mentimun di Indonesia masih tergolong rendah, yaitu antara 10 t/ha
sampai 15 t/ha, sedangkan potensi hasilnya bisa mencapai 34,5 t/ha sampai 51 t/ha.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pertumbuhan dan hasil mentimun yang
diberi kombinasi pupuk limbah cair tahu dan pupuk hayati dengan dosis dan
konsentrasi yang berbeda. Penelitian ini dilakukan di Kebun Percobaan Fakultas
Pertanian Universitas Siliwangi Kampus Mugarsari Kecamatan Tamansari Kota
Tasikmalaya pada bulan Juni sampai Juli 2022. Penelitian ini menggunakan
Rancangan Acak Kelompok (RAK) yang teridir dari 9 perlakuan dosis pupuk
limbah cair tahu dan konsentrasi pupuk hayati diulang sebanyak 3 kali, yaitu A =
Tanpa pemberian pupuk limbah cair tahu dan pupuk hayati (kontrol), B = Pupuk
limbah cair tahu 100 ml/tanaman, C = Pupuk limbah cair tahu 150 ml/tanaman, D
= Pupuk limbah cair tahu 100 ml/tanaman + pupuk hayati konsentrasi 0,5%, E =
Pupuk limbah cair tahu 150 ml/tanaman + pupuk hayati konsentrasi 0,5%, F =
Pupuk limbah cair tahu 100 ml/tanaman + pupuk hayati konsentrasi 1%, G = Pupuk
limbah cair tahu 150 ml/tanaman + pupuk hayati konsentrasi 1%, H = Pupuk limbah
cair tahu 100 ml/tanaman + pupuk hayati konsentrasi 1,5%, I = Pupuk limbah cair
tahu 150 ml/tanaman + pupuk hayati konsentrasi 1,5%. Hasil penelitian ini
menunjukkan bahwa kombinasi dosis pupuk limbah cair tahu dan konsentrasi
pupuk hayati berpengaruh terhadap tinggi tanaman, jumlah buah per tanaman,
bobot buah per tanaman, dan bobot buah per petak, namun tidak berpengaruh
terhadap jumlah daun, panjang buah, diameter buah, dan bobot buah per buah.
Perlakuan kombinasi dosis limbah cair tahu 150 ml/tanaman dengan pupuk hayati
konsentrasi 1,5% menghasilkan pertumbuhan dan hasil mentimun relatif lebih baik.
Kata kunci: Mentimun, pupuk limbah cair tahu, dan pupuk hayati