DETAIL DOCUMENT
PENERAPAN HEALTH BELIEF MODEL DALAM PERILAKU SELF MANAGEMENT PENDERITA HIPERTENSI USIA PRODUKTIF DI KELURAHAN PALABUHANRATU WILAYAH KERJA PUSKESMAS PALABUHANRATU KABUPATEN SUKABUMI
Total View This Week0
Institusion
Universitas Siliwangi
Author
HARDIYANTY, NENG ANTY
Subject
R Medicine (General) 
Datestamp
2023-01-05 08:00:36 
Abstract :
FAKULTAS ILMU KESEHATAN UNIVERSITAS SILIWANGI TASIKMALAYA 2022 ABSTRAK NENG ANTY HARDIYANTY PENERAPAN HEALTH BELIEF MODEL DALAM PERILAKU SELF MANAGEMENT PENDERITA HIPERTENSI USIA PRODUKTIF DI KELURAHAN PALABUHANRATU WILAYAH KERJA PUSKESMAS PALABUHANRATU KABUPATEN SUKABUMI Tingginya angka kejadian hipertensi mengakibatkan semakin banyaknya komplikasi yang mengarah pada penyakit kardiovaskular dan kematian yang dapat dikendalikan dengan upaya self management hipertensi Teori Health Belief Model (HBM) menyebutkan bahwa perilaku kesehatan dipengaruhi oleh faktor perceived susceptibility, perceived seriousness, perceived benefit, perceived barrier, dan cues to action. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui penerapan Health Belief Model dalam perilaku self management penderita hipertensi usia produktif di Kelurahan Palabuhanratu wilayah kerja Puskesmas Palabuhanratu Kabupaten Sukabumi. Metode penelitian observasi analitik dengan pendekatan cross sectional serta menggunakan analisis uji Rank Spearman dengan melibatkan 241 responden. Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang antara persepsi kerentanan, persepsi keseriusan, persepsi manfaat, persepsi hambatan dan isyarat untuk bertindak dalam perilaku self management penderita hipertensi usia produktif di Kelurahan Palabuhanratu wilayah kerja Puskesmas Palabuhanratu Kabupaten Sukabumi. Saran bagi responden untuk lebih menggali informasi mengenai perilaku self management hipertensi, responden juga diharapkan untuk lebih menerapkan olahraga untuk menurunkan berat badan sekitar 30-60 menit setiap hari untuk mengoptimalkan perilaku self management, memperbaiki persepsi keseriusan terkait persepsi jika penyakit hipertensi bisa dikontrol, memperbaiki persepsi hambatan terkait pentingnya menjaga pola makan dengan baik, melakukan diet sehat, olahraga, mengkonsumsi obat hipertensi walaupun tekanan darah normal serta mengontrol berat badan dan asupan garam karena hal tersebut sangat penting untuk pengendalian hipertensi secara optimal dan memperbaiki isyarat untuk bertindak terkait penggunaan alarm sebagai pengingat mengkonsumsi obat antihipertensi. Kata kunci: Self management, Health Belief Model 
Institution Info

Universitas Siliwangi