Abstract :
PENGARUH EKSTRAK KULIT MANGGIS DAN DOSIS PUPUK
NITROGEN TERHADAP INTENSITAS SERANGAN HAWAR DAUN
BAKTERI Xanthomonas oryzae pv. oryzae, PERTUMBUHAN DAN HASIL
PADI (Oryza sativa L.)
Oleh
Danang Dwi Anggoro
NPM 155001023
Dosen Pembimbing :
Adam Saepudin
Fitri Kurniati
ABSTRAK
Penyakit hawar daun bakteri (HDB) yang disebabkan oleh Xanthomonas oryzae pv.
oryzae merupakan salah satu penyakit pada tanaman padi yang sangat merugikan.
Pemberian pupuk nitrogen yang tidak tepat dapat mempenggaruhi produktivitas dan
tingkat rentan tanaman padi terhadap ketahanan penyakit. Pengendalian penyakit
HDB yang efektif dan aman sangat diperlukan dalam meningkatkan produktivitas
padi di Indonesia. Kulit manggis kaya akan xanthone. Xanthone terutama berupa
alfa-mangosteen antara lain dapat bermanfaat sebagai antiinflamatori, dan
antibakteri. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui interaksi antara dosis
pupuk nitrogen dan ekstrak kulit manggis terhadap intensitas penyakit hawar daun
bakteri, pertumbuhan dan hasil tanaman padi (Oryza sativa L.). Penelitian
dilaksanakan di Desa Sumelap, Kecamatan Tamansari, Tasikmalaya pada bulan
Agustus sampai Desember 2019. Metode yang dilakukan dalam penelitian adalah
RAK faktorial dengan menggunakan 2 faktor, yaitu konsentrasi ekstrak kulit
manggis k0 = 0 mg/L, k1 = 5 mg/L, k2 = 15 mg/L, k3 = 30 mg/L dan dosis pupuk
nitrogen n1 = 150 kg/ha, n2 = 200 kg/ha, n3 = 250 kg/ha. Hasil penelitian ini
menunjukkan bahwa tidak terdapat interaksi antara konsentrasin aplikasi ekstrak
kulit manggis dengan dosis pupuk nitrogen terhadap intensitas serangan penyakit
dosis pupuk nitrogen 200 kg/ha menghasilkan jumlah anakan per rumpun pada
umur 9 MST, jumlah malai, hasil gabah kering panen, dan gabah kering giling lebih
baik dibanding dosis 150 kg/ha dan 250 kg/ha.
Kata Kunci: ekstrak, kulit manggis, dosis, pupuk nitrogen, hawar daun bakteri, padi