Abstract :
Penelitian ini bertujuan untuk menemukan tantangan yang dihadapi guru ketika menerapkan teknik jigsaw dalam pengajaran membaca. Reflective practice digunakan dalam penelitian ini dengan partisipan peneliti sendiri yang bertindak sebagai guru. Data penelitian berupa jurnal reflektif yang dibuat berdasarkan model reflektif ERL (Experience, Reflection, Learning) dan rekaman video proses pengajaran membaca menggunakan teknik jigsaw. Data dianalisis menggunakan analisis tematik. Hasil penelitian menunjukkan tantangan yang dihadapi guru dalam mengajar membaca menggunakan teknik jigsaw meliputi classroom management, communication competence, dan emotional competence. Dalam classroom management, guru menemukan kesulitan mengelola kelas agar tetap kondusif, memaksimalkan waktu pembelajaran, menjaga perhatian siswa, dan mendorong keterlibatan siswa dalam proses belajar dan proses diskusi. Dalam communication competence, guru menemukan kesulitan memberikan penjelasan dan instruksi yang jelas dan mudah dipahami oleh siswa. Dalam emotional competence, guru menemukan kesulitan mengontrol atau mengendalikan emosi ketika proses belajar mengajar berlangsung. Oleh karena itu, para guru disarankan untuk terus meningkatkan kemampuan mengajar mereka, seperti kemampuan mengelola kelas, kemampuan menggunakan bahasa lisan dan tubuh, serta kemampuan mengendalikan emosi, supaya proses belajar mengajar dapat berjalan dengan efektif dan efisien.
Kata Kunci : Tantangan Guru, Teknik Jigsaw, Kelas Membaca, Reflective Practice