Abstract :
ABSTRAK
Efikasi Ekstrak Puntung Rokok dan Kulit Bawang Merah (Allium
ascalonicum L.) Terhadap Ulat Penggulung Daun Pisang
(Erionota thrax)
Oleh
Iik Arfenianti Putri
185001024
Dosen Pembimbing:
Dedi Natawijaya
Darul Zumani
Hama utama pada tanaman pisang adalah ulat penggulung daun (Erionota thrax)
yang dapat menyebabkan kerusakan hingga 60% dari luas daun, sehingga perlu
dilakukan pengendalian. Ekstrak puntung rokok dan kulit bawang merah dapat
dijadikan salah satu bahan pestisida organik yang aman bagi lingkungan. Penelitian
ini bertujuan untuk mengetahui efikasi ekstrak puntung rokok dan kulit bawang
merah pada hama ulat penggulung daun pisang. Percobaan ini dilaksanakan di Desa
Salem, Kecamatan Salem, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah pada bulan Juni 2022,
menggunakan metode eksperimen dengan Rancangan Acak Lengkap (RAL) yang
terdiri dari 10 taraf perlakuan dan 3 ulangan. Konsentrasi ekstrak puntung rokok
dan kulit bawang merah yang dicoba adalah 0% (aquades), ekstrak puntung rokok
0,5%, 2,5% 4,5%, ekstrak kulit bawang merah 0,5%, 2,5%, 4,5%, ekstrak puntung
rokok + kulit bawang merah 0,5%+0,5%, 2,5%+2,5% dan 4,5%+4,5%. Parameter
pengamatan pada penelitian ini adalah mortalitas ulat penggulung daun pisang,
intensitas serangan ulat penggulung daun pisang, kecepatan kematian ulat
penggulung daun pisang, dan tingkat efikasi. Hasil percobaan menunjukkan bahwa
ekstrak puntung rokok dan kulit bawang merah efektif pada hama ulat penggulung
daun pisang. Konsentrasi ekstrak puntung rokok dan kulit bawang merah yang
efektif pada hama ulat penggulung daun pisang adalah ekstrak puntung rokok 4,5%,
ekstrak kulit bawang merah 4,5%, ekstrak puntung rokok + kulit bawang merah
dengan konsentrasi 2,5%+2,5% dan 4,5%+4,5%.
Kata kunci : Kulit bawang merah, Puntung rokok, Ulat penggulung daun pisang