DETAIL DOCUMENT
ANALISIS STRUKTUR DAN KAIDAH KEBAHASAAN TEKS CERPEN DALAM KUMPULAN CERPEN LUKISAN KALIGRAFI KARYA A. MUSTOFA BISRI SEBAGAI ALTERNATIF BAHAN AJAR SASTRA DI KELAS IX SMP
Total View This Week0
Institusion
Universitas Siliwangi
Author
Gandasari NK, R. Arum
Subject
PN Literature (General) 
Datestamp
2023-02-03 07:25:53 
Abstract :
ABSTRAK R. Arum Gandasari Natakusumah 2022. Analisis Struktur dan Kaidah Kebahasaan Teks Cerpen dalam Kumpulan Cerpen Lukisan Kaligrafi karya A. Mustofa Bisri Sebagai Alternatif Bahan Ajar Sastra di Kelas IX SMP. Jurusan Pendidikan Bahasa Indonesia. Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan. Universitas Siliwangi. Bahan ajar merupakan salah satu komponen yang paling penting dalam kegiatan pembelajaran. Salah satu bahan ajar yang sering digunakan guru dalam kegiatan pembelajaran Bahasa Indonesia adalah contoh teks. Dengan adanya contoh teks, peserta didik akan semakin mengerti materi yang sedang diajarkan. Oleh sebab itu, dalam memilih contoh teks, harus diperhatikan sebaik mungkin. Dari permasalahan tersebut, penulis akan melakukan penelitian berupa analisis struktur dan kaidah kebahasaan pada buku kumpulan cerpen Lukisan Kaligrafi karya A. Mustofa Bisri. Tujuan penelitian ini ialah untuk mendeskripsikan struktur dan kaidah kebahasaan teks cerpen dalam buku kumpulan cerpen Lukisan Kaligrafi karya A. Mustofa Bisri dan untuk mengetahui dapat atau tidak teks cerpen dalam buku kumpulan cerpen Lukisan Kaligrafi karya A. Mustofa Bisri dijadikan sebagai alternatif bahan ajar bahasa Indonesia di kelas IX. Metode penelitian yang digunakan ialah metode penelitian kualitatif. Teknik penelitian yang digunakan ialah teknik studi pustaka, dokumentasi, wawancara, teknik analisis teks, serta teknik tes. Populasi penelitian ini sebanyak 15 teks cerpen dan sampel penelitian ini sebanyak 7 teks cerpen. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa dari ketujuh cerpen terdapat enam cerpen yang memiliki struktur lengkap, cerpen tersebut yaitu, Amplop-amplop Abu?abu, Lukisan Kaligrafi, Kang Kasanun, Ndara Mat Amit, Mubalig Kondang, dan Gus Muslih. Sedangkan cerpen Bidadari Itu Dibawa Jibril tidak memiliki abstrak. Selain itu dari ketujuh cerpen yang penulis analisis terdapat lima cerpen yang memenuhi kriteria bahan ajar sastra berdasarkan aspek bahasa, psikologis, dan latar belakang budaya. Cerpen tersebut yaitu, Amplop-amplop Abu-abu, Lukisan Kaligrafi, Kang Kasanun, Mubalig Kondang, dan Gus Muslih. Kaidah kebahasaan yang terdapat dalam cerpen Amplop-amplop Abu-abu, Bidadari Itu Dibawa Jibril, Lukisan Kaligrafi, Kang Kasanun, Ndara Mat Amit, Mubalig Kondang, dan Gus Muslih sangat beragam, yaitu, kata keterangan tempat, kata keterangan waktu, kata keterangan situasi, kalimat deskriptif, majas pertentangan, gaya bahasa pertautan, majas perbandingan, dan kalimat ekspresif 
Institution Info

Universitas Siliwangi