Abstract :
ABSTRAK
PENGARUH DOSIS PORASI KOTORAN SAPI TERHADAP
PERTUMBUHAN DAN HASIL KANGKUNG DARAT
(Ipomea reptans Poir.)
Oleh
Tino Muhamad
NPM 175001157
Dosen Pembimbing :
Ida Hodiyah
Undang
Salah satu upaya memanfaatkan limbah kotoran sapi yang terbengkalai karena dapat
mengakibatkan dampak yang tidak baik bagi kesehatan dan lingkungan dengan cara
mengolah kotoran sapi dan menambahkan M-bio akan menghasilkan pupuk
fermentasi yang bermanfaat bagi tanaman. Untuk meningkatkan pertumbuhan dan
hasil kangkung darat melalui teknik budidaya adalah melalui penambahan bahan
organik. Penambahan bahan organik dapat berupa porasi untuk menambah
persediaan unsur hara yang dibutuhkan tanaman dalam meningkatkan produksi dan
hasil tanaman. Tujuan penelitian ini untuk mendapatkan dosis yang berpengaruh
paling baik untuk pertumbuhan dan hasil tanaman kangkung darat (Ipomoea reptans
Poir.). Penelitian ini dilaksanakan pada bulan November sampai Desember 2021 di
Kebun Percobaan, Rajapolah Kabupaten Tasikmalaya. Penelitian ini menggunakan
metode eksperimen dengan Rancangan Acak Kelompok (RAK) yang terdiri dari 6
perlakuan dan diulang sebanyak 4 kali yaitu, P0 = kontrol (tanpa porasi), P1 = porasi
5 ton/ha , P2 = porasi 10 ton/ha, P3 = porasi 15 ton/ha, P4 = porasi 20 ton/ha, P5 =
porasi 25 ton/ha. Pemberian perlakuan diberikan di awal sebagai pupuk dasar. Hasil
penelitian menunjukkan dosis porasi kotoran sapi memberikan pengaruh pada tinggi
tanaman pada 10 HST, diameter batang pada 10 dan 18 HST, jumlah daun pada 18
dan 26 HST. Pemberian dosis porasi kotoran sapi pada perlakuan porasi 25 ton/ha
memberikan pengaruh paling baik pada setiap parameter pengamatan.
Kata kunci : kangkung darat, fermentasi kotoran sapi, hasil