DETAIL DOCUMENT
MENINGKATKAN KEMAMPUAN MENGANALISIS STRUKTUR DAN KEBAHASAAN DAN MEMPRODUKSI TEKS EKSPLANASI DENGAN MENGGUNAKAN MODEL PEMBELAJARAN EXPLICIT INTRUCTION (Penelitian Tindakan Kelas Pada Siswa Kelas XI SMK Negeri 4 Tasikmalaya Tahun Ajaran 2019/2020)
Total View This Week0
Institusion
Universitas Siliwangi
Author
Sajaroh, Wiwi Siti
Subject
L Education (General) 
Datestamp
2023-02-06 07:04:41 
Abstract :
ABSTRAK Wiwi Siti Sajaroh, 2022. Meningkatkan Kemampuan Menganalisis Struktur dan Kebahasaan dan Memproduksi Teks Eksplanasi dengan Menggunakan Model Pembelajaran Explicit Intruction (Penelitian Tindakan Kelas pada Peserta Didik Kelas XI SMK Negeri 4 Tasikmalaya Tahun Ajaran 2019/2020). Jurusan Pendidikan Bahasa Indonesia. Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan. Universitas Siliwangi. Kompetensi dasar yang harus dicapai peserta didik kelas XI SMK Negeri 4 Tasikmalaya, yaitu menganalisis struktur dan kebahasaan serta memproduksi teks eksplanasi. Namun ada kenyataannya, masih banyak peserta didik yang belum mencapai Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dapat atau tidaknya model pembelajaran Explicit Intruction meningkatkan kemampuan menganalisis struktur dan kebahasaan serta memproduksi teks eksplanasi pada peserta didik kelas XI SMK Negeri 4 Tasikmalaya tahun ajaran 2019/2020. Pada penelitian ini penulis menggunakan metode Penelitian Tindakan Kelas. Dan menerapkan teknik observasi, teknik wawancara, dan teknik tes. Penelitian yang penulis laksanakan sebanyak dua siklus, yaitu perencanaan tindakan, mengobservasi, dan mengevaluasi (proses dan hasil tindakan), dan merefleksi. Data hasil nilai yang didapat oleh peserta didik kemudian diolah menggunakan perhitungan statistik Uji Wilcoxon. Berdasarkan penafsiran mengunakan Uji W diperoleh hasil Whitung (0)< Wtabel (0,01)(157,8), artinya model pembelajaran Explicit Intruction dapat meningkatkan kemampuan menganalisis struktur dan kebahasaan serta memproduksi teks eksplanasi. Berdasarkan hasil Uji W, penulis memperoleh hasil bahwa model pembelajaran Explicit Intruction dapat meningkatkan kemampuan menganalisis struktur dan kebahasaan serta memproduksi teks eksplanasi. Hal itu dibuktikan dengan adanya peningkatan pada siklus I kompetensi pengetahuan terdapat 16 orang (45%), sedangkan pada siklus II terdapat terdapat 35 orang (100%) seluruhnya telah mencapai KKM. Kemudian pada siklus I kompetensi keterampilan terdapat terdapat 8 orang (22%) sedangkan pada siklus II terdapat 35 orang (100%). 
Institution Info

Universitas Siliwangi