Abstract :
FAKULTAS ILMU KESEHATAN
UNIVERSITAS SILIWANGI
TASIKMALAYA
PEMINATAN EPIDEMIOLOGI
ABSTRAK
RISA OKTAVIANI
FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEJADIAN
DISPEPSIA PADA PASIEN RAWAT JALAN POLI PENYAKIT DALAM DI
RSUD Dr. SOEKARDJO KOTA TASIKMALAYA TAHUN 2022
Dispepsia ialah suatu gejala penyakit pada saluran pencernaan seperti sakit atas perut
atau nyeri ulu hati dan sensasi terbakar diperut. Di berbagai daerah di Indonesia, kota
Tasikmalaya merupakan kota yang banyak mengalami dispepsia, menurut data dinas
kesehatan kota Tasikmalaya, sebanyak 20.916 kasus. Tujuan penelitian adalah untuk
mengidentifikasi faktor risiko yang berhubungan dengan kejadian dispepsia. Metode
penelitian menggunakan penelitian kuantitatif dengan pendekatan cross-sectional .
Populasi dalam penelitian ini yaitu pasien rawat jalan poli penyakit dalam di RSUD Dr.
Soekardjo, sampel sebanyak 97 responden dan teknik pengambilan sampel yaitu
accidental sampling. Teknik pengumpulan data yaitu menggunakan wawancara dengan
instrument kuesioner. Uji statistikyang digunakan yaitu chi-square dengan (?) = 0,05.
Hasil penelitian menunjukan bahwa adanya hubungan antara variabel umur dengan
kejadian dispepsia (p-value=0,000), usia yang paling banyak yaitu remaja sebanyak
65,4%, kejadian dispepsia dengan jenis kelamin perempuan (p-value=0,006) OR =
3,667, kejadian dispepsia dengan pola makan (p-value=0,000) OR = 4,941, kejadian
dispepsia dengan stres (p-value=0,000) stres sedang sebanyak 34,6%. Saran untuk
petugas rumah sakit Dr. Soekardjo memberikan edukasi kesehatan khususnya tentang
pola makan seperti frekuensi makan, jeda makan dan jenis-jenis makanan dan juga
bagaimana cara mengedukasi stres, karena stres termasuk kedalam faktor dari kejadian
dispepsia.
Kata Kunci : Dispepsia, Pola Makan, Faktor risiko