Abstract :
FAKULTAS KESEHATAN
UNIVERSITAS SILIWANGI
TASIKMALAYA
PEMINATAN AKK
2022
ABSTRAK
HUBUNGAN MUTU PELAYANAN TERHADAP KEPUASAN PASIEN DI
POLIKLINIK PSIKIATRIK/POLI JIWA PADA INSTALASI RAWAT
JALAN RSUD dr. SOEKARDJO KOTA TASIKMALAYA
Mutu pelayanan rumah sakit mempunyai dua komponen diantaranya pemenuhan
terhadap standar mutu yang ditetapkan dan pemenuhan kepuasan pelanggan.
Metode yang digunakan deskriptif analitik dengan desain penelitian cross sectional.
Populasi penelitian ini adalah orang yang sedang berobat di Poliklinik
Psikiatrik/Poli Jiwa pada instalasi rawat jalan RSUD dr. Soekardjo Tasikmalaya
dengan sampel 258 orang. Teknik pengambilan sampel purposive sampling. Data
diambil dengan kuesioner melalui wawancara langsung. Analisis data yang
dilakukan analisis univariat dan bivariat dengan uji normalitas pada data tersebut
menggunakan uji korelasi rank spearman. Jawaban sebagian besar responden
berada direntang usia 45-65 (40,7%), pendidikan SMA (52,3%), pekerjaan buruh
(32,6%). Hasil uji normalitas diketahui keseluruhan hasil data berdistribusi tidak
normal nilai signififikasinya kurang dari 0,05 maka menggunakan uji koefisien
rank spearman. Hasil korelasi koefisien hubungan responsiveness dengan kepuasan
pasien (responsiveness) sebesar 0,888, hubungan tangible dengan kepuasan pasien
(tangible) sebesar 0,342, hubungan realibillity dengan kepuasan pasien (reliability)
sebesar 0,209, hubungan assurance dengan kepuasan pasien (assurance) sebesar
0,271, hubungan empathy dengan kepuasan pasien (empathy) sebesar 0,598. Hasil
uji koefisien korelasi rank spearman pada responsiveness, tangible, assurance
diperoleh nilai sig (2tailed) adalah 0,000 pada reliability adalah 0,001 dan pada
empathy adalah 0,033, maka dapat disimpulkan terdapat hubungan yang signifikan
antara 5 dimensi mutu pelayanan dengan kepuasan pasien. Saran bagi rumah sakit
guna meningkatkan mutu pelayanan diantaranya mengatur jadwal pelayanan pasien
dengan detail agar pasien tidak terlalu lama menunggu dan pasien tidak menumpuk
dalam waktu yang bersamaan, berkoordinasi dengan farmasi terkait obat-obatan
agar tidak kekurangan persediaan, berkoordinasi dengan divisi rumah tangga terkait
alat-alat kesehatan agar pasien bisa menerima pelayanan dengan baik, petugas
kesehatan lebih melakukan pendekatan terhadap pasien agar mereka lebih peka dan
paham terhadap apa yang disampaikan oleh petugas.
Kata Kunci: Rumah Sakit, Mutu Pelayanan, Kepuasan Pasien