Abstract :
PENGARUH INVIGORASI DARI EKSTRAK KULIT
BAWANG MERAH TERHADAP VIGOR BENIH KEDELAI
(Glycine max (L). Merril) PADA KONDISI CEKAMAN
SALINITAS
Oleh :
Kariska Sanora
155001140
Dosen Pembimbing :
H. Maman Suryaman
Dedi Natawijaya
ABSTRAK
Melihat keberhasilan tumbuh dan berkembangnya suatu tanaman dengan baik di
lahan suboptimum dilihat ketika fase perkecambahan. Pada fase tersebut
pertumbuhan tanaman sangat rentan terhadap cekaman abiotik, termasuk salinitas.
Namun dengan pemberian invigorasi antioksidan, pembentukan radikal bebas
dapat dinetralkan dan dapat dihambat, dengan menjadikan pendonor elektron pada
radikal bebas. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh invigorasi
antioksidan terhadap vigor benih kedelai pada beberapa tingkat cekaman salinitas.
Penelitian ini dilakukan pada bulan November 2022 di Rumah Kaca Perumahan
Taman Cilolohan Indah menggunakan rancangan RAK dengan pola faktorial.
Faktor 1 = tingkat salinitas (C), terdiri dari 3 level (C0=0%, C1=10%, C2=20%),
Faktor 2 = invigorasi antioksidan (A), terdiri dari 3 level (A0=kontrol, A1=5%,
A2=7,5%). Hasil penelitian menunjukkan bahwa terjadi interaksi antara jenis
invigorasi antioksidan dan cekaman salinitas terhadap panjang hipokotil.
Kata kunci : antioksidan ekstrak kulit bawang merah, cekaman salinitas, dan
invigorasi.