Abstract :
ABSTRAK
PENGARUH EKSTRAK DAUN GULMA SIAM (Chromolaena odorata L.)
TERHADAP PERTUMBUHAN KEDELAI (Glycine max L. Merill) PADA
BERBAGAI TINGKAT CEKAMAN KEKERINGAN
Oleh
Fiki Darmawan Fazri
NPM 185001114
Dosen Pembimbing :
Maman Suryaman
Visi Tinta Manik
Kedelai merupakan tanaman penting dalam memenuhi kebutuhan pangan dalam
rangka perbaikan gizi masyarakat. Usaha untuk meningkatkan produksi kedelai
dapat dilakukan melalui perluasan areal tanam dengan memanfaatkan lahan-lahan
marginal, misalnya pada lahan kering. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui
pengaruh interaksi antara konsentrasi ekstrak daun gulma siam (Chromolaena
odorata L.) dan kondisi cekaman kekeringan terhadap pertumbuhan kedelai.
Penelitian ini dilaksanakan pada bulan September 2022 sampai November 2022 di
rumah plastik Fakultas Pertanian Universitas Siliwangi Kelurahan Mugarsari Kota
Tasikmalaya. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok dengan pola
faktorial yang diulang tiga kali. Faktor pertama adalah tingkat cekaman kekeringan
yang terdiri dari 3 taraf yaitu : 100% kapasitas lapang (kontrol), 60% kapasitas
lapang, dan 40% kapasitas lapang. Faktor kedua adalah ekstrak daun gulma siam
yang terdiri dari 4 taraf yaitu : 0% (kontrol), 1%, 1,5% dan 2%. Hasil penelitian
menunjukkan bahwa terdapat interaksi antara ekstrak daun gulma siam dengan
tingkat cekaman kekeringan pada tinggi tanaman. Namun pada parameter yang lain
hanya berpengaruh secara mandiri. Konsentrasi ekstrak daun gulma siam 1,5% dan
2% berpotensi digunakan untuk tanaman kedelai pada kondisi cekaman
kekeringan. Kondisi 60% kapasitas lapang pada pertumbuhan vegetatif kedelai
dapat toleran dalam menghadapi cekaman kekeringan.
Kata kunci : Cekaman kekeringan, Ekstrak daun gulma siam, Kedelai.