Abstract :
ABSTRAK
Perkembangan teknologi berperan sangat penting dalam mendorong aktivitas
manusia, begitu pula dalam perkembangan teknologi Augmented reality.
Augmented reality (AR) merupakan suatu upaya untuk menggabungkan dunia nyata
dan dunia virtual yang dibuat melalui komputer sehingga batas antara keduanya
menjadi sangat tipis karena teknologi ini mengizinkan penggunanya untuk
berinteraksi secara real-time dengan sistem. Augmented reality memerlukan target
penanda atau yang biasa disebut dengan marker sebagai acuan sistem untuk
memunculkan objek 3D. Namun dalam prosesnya pendeteksian marker pada
augmented reality seringkali terdapat tingkat ke stabilan yang rendah. Penelitian ini
dilakukan untuk menganalisa proses pendeteksian marker yang bergerak pada
performa aplikasi augmented reality. Parameter yang digunakan dalam pengujian
antara lain adalah kecepatan pergerakan marker secara bolak-balik dalam lintasan
lurus sepanjang 35 cm. Kecepatan pergerakan ditentukan menjadi empat kategori
yaitu 145cm/s, 97cm/s, 87cm/s dan 73cm/s. Jarak antara kamera dengan marker
dibagi menjadi beberapa jarak yaitu 40cm, 50cm, 60cm dan 70cm. Berdasarkan
hasil pengujian ditemukanlah bahwa proses pergerakan marker berpengaruh pada
pendeteksian marker dan stabilitas objek 3D. Kecepatan ideal pendeteksian marker
bergerak ada pada jarak 73cm/s-97cm/s dan objek 3D relatif stabil pada kecepatan
marker yang rendah serta jarak yang dekat. Objek 3D dapat tampil pada kecepatan
pergerakan yang tinggi dan jarak yang jauh namun tidak stabilitas objek 3D kurang
baik.
Kata kunci? Augmented Reality, Jarak, Kecepatan, Marker Based Tracking,
Stabilitas