Abstract :
ABSTRAK
Peningkatan jumlah pengguna Pos Indonesia dan J&T Express membuat
opini yang disampaikan pengguna terkait layanan dari perusahaan tersebut juga ikut
meningkat. Twitter menjadi salah satu tempat yang sering digunakan oleh
pelanggan untuk menyampaikan keluhan serta pendapat terkait layanan dari suatu
perusahaan. Keluhan yang umumnya disampaikan oleh pelanggan terhadap jasa
pengirman antara lain harga layanan yang mahal, keterlambatan pengirman, barang
yang hilang saat proses pengiriman, dan keluhan terhadap pegawai yang bersikap
tidak baik. Diperlukan suatu metode untuk mengetahui kecenderungan opini-opini
tersebut berisi sentimen positif atau negatif dari pengguna terhadap layanan dari
Pos Indonesia dan J&T Express. Metode yang dapat digunakan untuk mengetahui
kecenderungan opini berisi sentimen positif atau negatif adalah analisis sentimen.
Algoritma untuk melakukan klasifikasi sentimen menggunakan algoritma Support
Vector Machine (SVM).
Hasil analisis sentimen mendapatkan 110 data sentimen positif terhadap Pos
Indonesia dan 96 data sentimen positif terhadap J&T Express. Hal ini
menggambarkan pelanggan Pos Indonesia merasa lebih puas dibandingkan
pelanggan J&T Express. Tingkat akurasi paling tinggi dengan menggunakan
algoritma SVM dalam melakukan klasifikasi sentimen yaitu sebesar 80,14%
dengan perbandingan data 70% data latih dan 30% data uji dengan rata-rata
precision 90%, rata-rata recall 51,74% dan rata-rata f-measure 47,80%.
Kata Kunci: J&T Express, Pos Indonesia, Sentimen, Support Vector Machine,
Twitter.