Abstract :
ABSTRAK
Permasalahan yang ditimbulkan pada saat pandemi Covid-19 diantaranya adalah
terganggunya proses pembelajaran, yang bisanya dilakukan secara tatap muka
harus beralih menjadi daring atau online. Banyaknya aplikasi yang menyediakan
fitur pembelajaran secara online, mengharuskan user membuat banyak akun pada
setiap aplikasi yang digunakan. Oleh karena itu, untuk mengatasi masalah ini
diperlukan suatu sistem terdistribusi untuk menggabungkan berbagai aplikasi
kedalam suatu sistem. Pada penelitian ini dibuat untuk penerpan konsep Single
Sign On (SSO) pada Sistem Akademik Pesantren dan E-Learning Moodle. SSO
merupakan sebuah sistem otentikasi login yang mengizinkan bagi seorang
pengguna dapat mengakses banyak sistem hanya dengan satu kali otentifikasi aja,
sedangkan Moodle merupakan salah satu platform yang digunakan untuk media
pembelajaran online. Dengan menggunakan protokol OAuth2, pengguna dapat
mengotorisasi client untuk mengakses data yang dilindungi sudah berada di server
dengan memberikan JSON Web Token (JWT). Adapaun metode pengujian yang
digunakan adalah pengujian SSO antara sistem akademik dan e-learning moodle,
valdiasi token, verifikasi struktur JWT dan Network Snifing Attack. Hasil
pengujian pada penelitian ini menunjukan implementasi dari Single Sign On
(SSO) dengan protokol OAuth2 dapat membentuk sistem yang sangat skalabel,
aman, mampu berinteraksi multi-platform serta dapat diandalkan.
Kata kunci? SSO, Sistem Akademik, Moodle, OAuth2, JWT