DETAIL DOCUMENT
PENGEMBANGAN BAHAN AJAR MATERI HIMPUNAN MELALUI TAHAPAN CONTEXTUAL TEACHING LEARNING BERBASIS WEBSITE
Total View This Week0
Institusion
Universitas Siliwangi
Author
ISLAMIATY, AMELIA NUREALITA
Subject
QA Mathematics 
Datestamp
2023-02-16 01:00:21 
Abstract :
ABSTRAK AMELIA NUREALITA ISLAMIATY. 182151045. PENGEMBANGAN BAHAN AJAR MATERI HIMPUNAN MELALUI TAHAPAN CONTEXTUAL TEACHING LEARNING BERBASIS WEBSITE. Jurusan Pendidikan Matematika. Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan. Universitas Siliwangi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui proses mengembangkan bahan ajar materi himpunan melalui tahapan contextual teaching learning berbasis website. Metode pengembangan yang digunakan terdapat pada metode pengembangan yang digunakan yaitu model ADDIE (Analysis, Design, Development, Implementation, Evaluation). Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu dengan observasi, wawancara, dan menyebarkan angket (kuisioner). Penelitian ini dilakukan di SMPN 4 Kota Tasikmalaya dengan sumber data peserta didik, guru, ahli materi, ahli media dan desainer instruksional. Penelitian ini dilakukan dengan dua kali uji coba yaitu uji coba kelompok kecil. Teknik analisis data yang digunakan yaitu analisis data kuantitatif dan analisis data kualitatif. Instrumen penelitian yang digunakan yaitu lembar validasi dan angket respon. Hasil validasi website ini dari validator menyatakan layak digunakan sehingga produk dapat di uji coba. Setelah uji coba, hasil respon guru dan peserta didik menyatakan bahwa bahan ajar materi himpunan melalui tahapan contextual teaching learning berbasis website layak untuk digunakan. Proses pengembangan bahan ajar berbasis website ini dimulai dengan tahap analysis yang terdiri need assessment (analisis kebutuhan) dan front-end analysis. Front-end analysis memiliki 3 bagian analisis yaitu audience analysis (analisis pengguna), technology analysis (analisis teknologi yang akan digunakan dalam pengembangan dan teknologi yang dibutuhkan saat penggunaan produknya) dan task analysis (analisis kesesuaian kompetensi dasar, indikator pencapaian kompetensi dan tujuan pembelajaran terhadap materi). Tahap design terdiri dari memilih materi yang di validasi ahli materi, membuat struktur navigasi dan membuat papan cerita (storyboard), setelah materi valid oleh ahli materi kemudian ke tahap development berupa pengembangan rancangan produk menjadi produk yaitu website yang di validasi ahli media dan desainer instruksional, kemudian pada tahap implementation dilakukan uji coba sebanyak dua kali yaitu kelompok besar dan kelompok kecil kemudian setelah uji coba diberikan angket yang diolah pada tahap evaluasi dengan untuk mengetahui respon pengguna. Kata kunci: Pengembangan bahan ajar berbasis website, himpunan, contextual teaching learning 
Institution Info

Universitas Siliwangi