Abstract :
ABSTRAK
Beban dan kestabilan trafik data menjadi permasalahan saat penggunaan
internet yang sangat tinggi, dibutuhkan sumber internet tambahan untuk membagi
beban trafik dan membuat jalur koneksi secara seimbang agar trafik berjalan dengan
optimal. Load Balancing menjadi metode yang dapat menerapkan pembagian trafik
data pada MikroTik. Metode load balancing PCC dapat membagi alamat dari trafik
data secara merata sedangkan metode Nth mendistribusikan data secara merata ke
seluruh sumber dari internet. Diperlukan pengujian secara Quality of Service
dengan standar TIPHON untuk menentukan perbandingan dari metode PCC dan
Nth, parameter yang uji berupa Troughput, Delay, Jitter, Packet Loss, serta failover.
Hasil pengujian menunjukkan metode PCC mendapatkan nilai indeks keseluruhan
4 dengan rincian nilai rata-rata troughput 13,1Mbps, delay 0,6s, jitter 0,0ms, dan
packet loss 0,6%. Sedangkan untuk metode Nth mendapatkan nilai indeks
keseluruhan 4 dengan rincian nilai rata-rata troughput 11,6Mbps, delay 0,2s, jitter
0,0ms, packet loss 0,9ms. Hasil pengujian failover pada PCC menghasilkan
perilaku download file yang berjalan dan dapat membackup koneksi yang mati pada
saat proses download file. Hasil pengujian failover Nth menghasilkan koneksi yang
terputus hanya akan mempengaruhi troughput dari proses download file. Penerapan
mode bridge pada load balancing tidak dapat diterapkan karena fungsi dari mode
bridge yang mengelompokkan interface menjadikannya berada dalam satu segmen
network yang sama.
Kata Kunci: MikroTik, Load Balancing, PCC, Nth, Failover