Abstract :
ABSTRAK
Machine Learning digunakan untuk membangun Intrucion Detection System (IDS)
yang berfungsi mendeteksi dan mengklasifikasikan serangan secara otomatis
terhadap jaringan lalu lintas serangan jahat terus berubah dan terjadi dalam skala
besar sehingga menimbulkan banyak tantangan yang membutuhkan solusi terukur.
Penelitian sebelumnya dilakukan perbandingan algoritma dengan parameter
accuracy, precision dan recall sebagai hasilnya, maka dari itu penelitian yang
dilakukan adalah mencari tingkat accuracy, precision, recall, specificity, sensitivity
dan error rate dalam mendeteksi lalu lintas jaringan yang bersifat anomaly
menggunakan algoritma Random Forest, Naive Bayes dan J48. Proses pencarian
nilai dilakukan dua kali pengujian dengan percentage split 80% dan 90%.
Pengujian percentage split 80% didapatkan hasil untuk algoritma Random Forest
nilai accuracy 99,88%, precision 95,69%, recall 92,15%, specificity 98,61%,
sensitivity 92,15% dan error rate 0,12%. Algoritma Naive Bayes mendapatkan nilai
accuracy 81,58%, precision 44,27%, recall 75,17%, specificity 90,24%, sensitivity
75,17% dan error rate 18,42%. Algoritma J48 mendapatkan nilai accuracy
99,88%, precision 98,62%, recall 88,54%, specificity 97,72%, sensitivity 88,54%
dan error rate 0,12%. Pengujian percentage split 90% didapatkan hasil untuk
algoritma Random Forest nilai accuracy 99,84%, precision 93,29%, recall 83,31%,
specificity 98,05%, sensitivity 83,31% dan error rate 0,16%. Algoritma Naive
Bayes mendapatkan nilai accuracy 81,00%, precision 47,73%, recall 65,40%,
specificity 90,45%, sensitivity 65,40% dan error rate 19,00%. Algoritma J48
mendapatkan nilai accuracy 99,80%, precision 83,31%, recall 83,29%, specificity
98,87%, sensitivity 83,29% dan error rate 0,20%. Disimpulkan hasil dari pengujian
percentage split 80% dan 90% bahwa algoritma Random Forest lebih baik dalam
mendeteksi lalu lintas jaringan yang bersifat anomaly dengan nilai accuracy,
precision, recall, specificity dan sensitivity lebih tinggi dibandingkan algoritma
Naive Bayes dan J48, tetapi nilai error rate yang lebih baik didapatkan algoritma
Naive Bayes.
Kata Kunci : J48, Naive Bayes, Random Forest