Abstract :
ABSTRAK
Penerapan teknologi informasi (TI) pada instansi pemerintah penting untuk menunjang efektifitas
pelayanan publik hingga membutuhkan pengetahuan dan sumber daya yang efektif. SAMSAT Kota
Banjar adalah sebuah pelayanan publik yang bergerak di bidang pengelolaan administrasi kendaraan
bermotor. Pengukuran dilakukan dari pihak internal dan eksternal. Pengukuran Kinerja dari pihak internal
menggunakan COBIT 2019, yang bertujuan untuk menghetahui hasil tingkat kapabilitas atau kompetensi
untuk setiap proses yang diukur. Proses yang diuji dipilih berdasarkan hasil wawancara, observasi, dan
visi misi SAMSAT untuk proses COBIT 2019. Proses COBIT 2019 yang diukur dalam penelitian ini
meliputi EDM04 (Ensured Resource Optimization), APO14 (Managed Data), DSS03 (Managed
Problems ), dan MEA02 (Managed System of Internal Control). Kemudian untuk pengukuran kinerja dari
pihak eksternal menggunakan metode Servqua, yang bertujuan untuk mengukur kualitas layanan yang
berpengaruh terhadap kepuasan, membandingkan harapan dan kenyataan yang dirasakan oleh pelanggan.
Kinerja layanan level 3 adalah EDM04, APO14 dan DSS03, sedangkan MEA02 mencapai level 5 .
Tangible memiliki nilai gap tertinggi sebesar -0,71. Hasil pengukuran kinerja pelayanan dibuat sebuah
rekomendasi untuk diterapkan guna meningkatkan nilai tata kelola teknologi informasi sesuai dengan
kebutuhan SAMSAT Kota Banjar.
Kata Kunci : Teknologi Informasi, SAMSAT, Kapasitas, COBIT 2019, Servqual