Abstract :
ABSTRAK
Pembangunan kampus Mugarsari Universitas Siliwangi seluas 300.730 m2
, mengakibatkan
perubahan fungsi lahan. Kondisi tersebut akan mengubah dari lahan terbuka hijau dan
persawahan menjadi lahan terbangun sehingga akan meningkatkan koefisien aliran permukaan
(C). Pembangunan tersebut jelas akan berdampak pada peningkatan limpasan permukaan.
Dampak tersebut dapat dikurangi dengan menerapkan prinsip pemanenan air hujan. Pemanenan
air hujan dapat dilakukan dengan kombinasi drainase permukaan, aplikasi sumur resapan, dan
kolam retensi pada kawasan tersebut. Analisis sumur resapan menggunakan metode Sunjoto,
yang disimulasikan dengan menggunakan bantuan aplikasi EPA SWMM 5.1. Uji permeabilitas
dengan sumur uji didapatkan parameter permeabilitas sebesar 0,054 m/jam, hasil analisis
kedalaman efektif sumur resapan diperoleh sebesar 1.879 m. Sehingga kawasan tersebut
membutuhkan sumur resapan sebanyak 626 buah dengan kedalaman masing-masing sumur
resapan 3 m. Pembuatan kolam retensi direncanakan seluas 2.000 m2
dengan kedalaman kolam
1,50 m, yang dilengkapi bangunan pelimpah tipe Ogee. Hasil simulasi drainase menggunakan
EPA SWMM 5.1 dengan periode ulang hujan 5 tahun, debit puncak maksimum pada jam ke-2
sebesar 3,750 m3
/detik. Dengan adanya sumur resapan dan kolam retensi, menurunan debit
puncak maksimum pada jam ke-2 menjadi sebesar 3,260 m3
/detik . Efektivitas kombinasi
drainase dengan sumur resapan dan kolam retensi mampu mereduksi limpasan sebesar 14%
Kata Kunci : Drainase, Genangan, Permeabilitas, Sumur Resapan