Abstract :
ABSTRAK
Syahrul Eriya Wiguna. 2023. Efektivitas Pendayagunaan ZISWAF di DT Peduli
KPP Tasikmalaya
Salah satu lembaga filantropi di Indonesia adalah DT Peduli, yaitu sebuah
Lembaga Amil Zakat Nasional dan merupakan Lembaga Nirlaba yang bergerak di
bidang penghimpunan (fundraising) dan pendayagunaan dana zakat, Infak, sedekah
dan wakaf (ZISWAF). DT Peduli bergerak di bidang perberdayaan pendidikan,
ekonomi, sosial, dan kesehatan, salah satu program dibidang ekonominya adalah
Microfinance Syariah Berbasis Masyarakat (MISYKAT) yang bergerak untuk
mensejaterahkan masyarakat di sektor usaha mikro yang dibina oleh KOPMU-DT.
Dari data studi pendahuluan yang penulis dapatkan terdapat indikasi hasil
lapangan berbeda dengan indikator yang telah ditetapkan, karena ada beberapa targetan
yang belum maksimal dilapangan dari hasil studi pendahuluan penulis.
Efektivitas organisasi adalah kemampuan organisasi dalam mengoptimalkan
sumber dayanya secara efektif dan efisien dalam rangka mencapai tujuan organisasi.
Pendayagunaan adalah bagaimana cara atau usaha dalam mendatangkan hasil dan
manfaat yang lebih besar serta lebih baik. Bentuk pendayagunaan merupakan
penyaluran ZISWAF yang disertai target merubah keadaan penerima dari kondisi
kategori mustahik menjadi kategori muzaki dan mensejaterahkan ekonomi. Tujuan
penelitian ini yaitu untuk mengetahui efektivitas pendayagunaan ZISWAF pada
program Misykat di DT Peduli KPP Tasikmalaya.
Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode
penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Sumber data penelitian ini adalah
primer dengan teknik pengumpulan data observasi, kuesioner, dan wawancara. Teknik
analisis data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu mengidentifikasi indeks
efektivitas pendayagunaan ZISWAF melalui reduksi data, penyajian data, penarikan
kesimpulan/verifikasi.
Ketercapaian pendayagunaan ZISWAF pada program MISYKAT di DT Peduli
KPP Tasikmalaya dari hasil penelitian dan pengukuran menggunakan teori efektivitas
menunjukan hasil pendekatan teknikal yaitu dengan persentase skors 100%, dimana
pendekatan ini berfungsi untuk mengevaluasi kemampuan organisasi dalam
mengkonversi keterampilan dan sumber-sumber secara efisien. Diikuti dengan
pendekatan internal yaitu dengan persentase skors 48,6% , dimana pendekatan ini
berfungsi mengevaluasi kemampuan organisasi dalam melakukan inovasi dan dapat
menjalankan fungsinya secara cepat dan bertanggungjawab. Dan perolehan skors
terkecil adalah pendekatan sumber eksternal yaitu dengan persentase skors 19,5%,
dimana pendekatan ini berfungsi mengevaluasi kemampuan organisasi dalam
menjamin, mengatur dan mengawasi keterampilan dan sumber yang bernilai.
Efektivitas pendayagunaan ZISWAF pada program MISYKAT di DT Peduli
KPP Tasikmalaya dilihat dari pengukuran efektivitas menurut jones ada 2 sub teori
yang masih belum efektif yaitu pendekatan sumber-sumber internal dan pendekatan
sumber-sumber eksternal.
Kata Kunci: Efektivitas, Pendayagunaan ZISWAF