Abstract :
ABSTRAK
Permasalahan tentang keterwakilan perempuan terjadi dalam Badan
Permusyawaratan Desa (BPD) di Desa Tanjungsari Kecamatan Sadananya
Kabupaten Ciamis periode 2019-2025. Penelitian dengan judul ?Keterwakilan
Perempuan dalam BPD (Studi Kasus Desa Tanjungsari Kecamatan Sadananya
Kabupaten Ciamis Periode 2019-2025)? ini memiliki rumusan masalah yakni
bagaimana keterwakilan perempuan dalam BPD di Desa Tanjungsari Kecamatan
Sadananya Kabupaten Ciamis Periode 2019-2025. Tujuan penelitian ini adalah
untuk mengetahui bagaimana keterwakilan perempuan dalam BPD di Desa
Tanjungsari Kecamatan Sadananya Kabupaten Ciamis Periode 2019-2025.
Ada beberapa teori yang digunakan dalam penelitian ini. Teori tersebut yakni
teori mandat, teori partisipasi politik, dan teori gender & politik. Penelitian ini
menggunakan metode penelitian kualitatif, dengan pendekatan studi kasus. Metode
ini memberikan gambaran secara rinci atau detail tentang sesuatu hal. Penelitian ini
akan memberikan gambaran secara rinci tentang keterwakilan perempuan dalam
BPD di Desa Tanjungsari Kecamatan Sadananya Kabupaten Ciamis Periode 2019-
2025.
Anggota BPD di Desa Tanjungsari berjumlah sembilan orang yakni laki-laki
berjumlah delapan orang dan perempuan berjumlah satu orang. Dengan adanya
anggota BPD perempuan, diharapkan seluruh aspirasi masyarakat perempuan dapat
tersampaikan, kemudian dikelola, dan direalisasikan dengan baik. Namun dalam
kenyataannya banyak hambatan yang dialami, sehingga satu orang anggota BPD
perempuan dalam keanggotaan BPD di Desa Tanjungsari periode 2019-2025 belum
mampu merealisasikan seluruh aspirasi masyarakat perempuan di Desa Tanjungsari
ini.
Kata kunci : keterwakilan perempuan, partisipasi politik, gender & politik, BPD