Abstract :
ABSTRAK
PENGARUH JENIS ATRAKTAN DAN KETINGGIAN PERANGKAP
TERHADAP JUMLAH LALAT BUAH (Bactrocera spp.) TERTANGKAP
PADA PERTANAMAN JERUK SIAM (Citrus nobilis Lour)
Oleh
Tia Tati Lestari
NPM. 175001024
Dosen Pembimbing :
Budy Rahmat
Amir Amilin
Lalat buah (Bactrocera spp.) merupakan OPT yang menyerang dan menurunkan
produksi buah jeruk. Pengendalian yang biasa dilakukan oleh petani yaitu
penggunaan pestisida, pembungkusan buah, dan pengasapan di sekitar pohon.
Tujuan penelitian ini untuk mengetahui ketertarikan lalat buah terhadap jenis
atraktan serta ketinggian perangkap terhadap perolehan lalat buah pada pertanaman
jeruk siam (Citrus nobilis Lour). Penelitian dilaksanakan di Desa Jati Kecamatan
Tarogong Kaler, Kabupaten Garut pada bulan Juni sampai Juli 2021. Penelitian ini
menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) berpola faktorial. Faktor
pertama adalah jenis atraktan ekstrak buah terdiri dari 4 taraf: kontrol (a0),
belimbing (a1), jambu (a2) dan jeruk (a3). Sedangkan faktor kedua adalah ketinggian
perangkap terdiri dari 2 taraf: 1 meter (t1) dan 1,5 meter (t2). Setiap perlakuan
diulang 3 kali sehingga terdapat 24 perangkap percobaan. Data yang diperoleh
dianalisis secara statistik, dan dilanjutkan dengan uji lanjut Duncan pada taraf nyata
5%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa, tidak terdapat interaksi antara
pemberian jenis atraktan dan ketinggian perangkap terhadap perolehan lalat buah
(Bactrocera spp.) dan serangga lain pada pertanaman Jeruk siam (Citrus nobilis
Lour). Ekstrak buah jambu biji (Psidium guajava) memiliki potensi lebih besar
dalam menarik imago lalat buah.
Kata Kunci : Atraktan, Bactrocera spp., Jeruk siam, Perangkap