Institusion
Universitas Siliwangi
Author
RAHMANSYAH, MUHAMMAD YUSYA
Subject
JA Political science (General)
Datestamp
2023-03-07 06:21:03
Abstract :
ABSTRAK
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan mengetahui seperti apa
mekanisme demokrasi khususnya dalam praktek yang dilakukan di Daerah
Istimewa Yogyakarta. Karena Yogyakarta merupakan daerah yang memiliki
keistimewaan selain dari segi budaya dan adat istiadat, Yogyakarta juga memiliki
keistimewaan dalam segi kekuasaan daerah. Dimana melalui undang-undang yang
telah disahkan menetapkan bahwa wilayah provinsi Yogyakarta dipimpin oleh
seorang Sultan yang termasuk didalamnya mengemban tugas sebagai Gubernur
daerah.
Daerah Istimewa Yogyakarta memiliki keistimewaan dalam menjalankan
pemerintahannya, dimana kerajaan tetap memiliki peran dalam pemerintahan
formal. Menggunakan pendekatan analisis fenomenologi Dengan menggunakan
analisis dan pendekatan fenomenologi, kekuasaan sultan merangkap gubernur
dapat dianalisis menjadi sebuah fenomena demokrasi yang terjadi di Indonesia.
Dengan begitu diharapkan terungkap sebuah kenyataan terkait kekuasaan,
demokrasi dan budaya.
Menggunakan metode Analisis Deskriptif menjelaskan secara deskripsi
bagaimana mekanisme demokrasi di Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta,
termasuk pemisahan kekuasaan antara Sultan dan Gubernur. Pendekatan
fenomenologi digunakan sebagai metode untuk menganalisa apa yang terjadi di
Pemerintahan Daerah Istimewa Yogyakarta. Menggunakan teori-teori terkait
demokrasi, kekuasaan, wewenang dan kekuasaan budaya di Jawa sebagai pisau
analisis guna menjelaskan pertanyaan yang sudah dirumuskan secara akademis dan
tentunya menghasilkan sebuah jawaban dari hasil analisis tersebut. Bagaimana
kekuasaan sultan merangkap gubernur di Daerah Istimewa Yogyakarta.
Hasil penelitian yang telah dilaksanakan bahwa keadaan demokrasi yang
terjadi pada mekanisme dan praktik pada pemerintahan Daerah Istimewa
Yogyakart merupakan suatu bentuk demokrasi yang istimewa. Dimana demokrasi
yang terjadi merupakan bentuk adaptasi kearifan lokal dari budaya dan sejarah
yang telah terjadi. Namun, keadaan demokrasi di Yogyakarta perlu dilakukannya
perubahan dalam hal-hal yang mendukung nilai-nilai demokrasi di Yogyakarta.
Kata Kunci: Kekuasaan, Sultan, Budaya, Demokrasi