Abstract :
ABSTRAK
PENGARUH PUPUK ORGANIK CAIR MIKROBION
TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN
BUNCIS (Phaseolus vulgaris L) VARIETAS FRANCIS
Oleh:
LINA KARLINA
1988251004
Dibawah Bimbingan:
Ida Hodiyah
Adam Saepudin
Tanaman buncis merupakan tanaman yang memerlukan unsur hara dalam
jumlah yang cukup. N, P dan K merupakan hara penting dan harus selalu tersedia
bagi tanaman, karena berfungsi sebagai proses metabolisme dan biokimia sel
tanaman. Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh konsentrasi POC
Mikrobion. Percobaan ini menggunakan metode eksperimental dengan Rancangan
Acak Kelompok (RAK), terdiri dari 6 perlakuan dan 4 ulangan sehingga terdapat
24 unit percobaan (petak). Perlakuan POC Mikrobion dengan konsentrasi P0 = 0
mL/L, P1 = 5 mL/L, P2 = 10 mL/L, P3 = 15 mL/L, P4 = 20 mL/L, P5 = konsentrasi
25 mL/L.
Diketahui bahwa pupuk organik cair mikrobion dapat mempengaruhi
pertumbuhan dan hasil buncis pada berbagai konsentrasi dalam setiap fase
pengamatan seperti tinggi tanaman, jumlah polong per tanaman, berat polong
pertanaman, berat polong per petak, berat polong per hektar dibandingkan dengan
kontrol 0 mL/L. Hasil terbaik telihat pada pemberian POC Mikrobion konsentrasi
20 mL/L pada umur 10 HST mencapai 11,34 mg/cm/hari pada parameter laju
asimilasi bersih (LAB) dan pada umur 18 HST untuk parameter pertumbuhan tinggi
tanaman yang mencapai 32,75 cm, jumlah polong basah per tanaman sebanyak
87,75 polong per tanaman, berat polong basah per tanaman mencapai 326,75 g per
tanaman, berat polong basah per petak mencapai 9,15 kg/petak dan berat polong
basah per hektar 29,04 ton/hektar.
Kata Kunci: Buncis, Pupuk Cair , Mikrobion