Abstract :
ANALISIS SIMPANG BERSINYAL
(STUDI KASUS SIMPANG PADAYUNGAN KOTA TASIKMALAYA)
Wiguna Muhammad Fatwa1)
, Nina Herlina2), Gary Raya Prima3)
1,2,3Jurusan Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Siliwangi No. 24 Tasikmalaya,
Jawa Barat, Indonesia
email : wigunamuhammadfatwa@gmail.com1
ABSTRAK
Simpang Padayungan, Kota Tasikmalaya, Jawa Barat merupakan simpang
yang cukup ramai karena dikelilingi oleh usaha masyarakat dan termasuk
daerah komersil sehingga mengakibatkan terjadinya aktifitas kendaraan yang
cukup padat pada jam kerja maupun pulang kerja. Maka penelitian ini dibuat
bertujuan untuk memberikan upaya perbaikan kondisi awal sehingga adanya
pengurangan konflik yang signifikan di masa yang akan datang, mengetahui
tingkat pelayanan lalu lintas, dan mengetahui seberapa besar panjang antrian
yang terjadi di setiap lengan pada jam sibuk. Metode yang dipakai untuk
melakukan penelitian yaitu dengan mendatangkan secara langsung lokasi
yang akan diteliti untuk merekam melalui handphone dan secara manual untuk
mendapatkan data volume kendaraan lalu lintas di perempatan tersebut sesuai
jam puncak yang terjadi yaitu pukul 06.00 ? 08.00 WIB, pukul 12.00 ? 14.00
WIB dan juga pukul 16.00 ? 18.00 WIB, dimana pengamatan dilakukan dari hari
Senin hingga Minggu. Hasil analisis yang didapatkan yaitu pada lengan selatan
nilai DS 0,87 melebihi syarat ketentuan sehingga perlu adanya upaya perubahan
kriteria desain seperti mengubah ketentuan fase isyarat, memperlebar jalur
pendekat, dan menerapkan manajemen lalu lintas tertentu disesuaikan dengan
kondisi masing-masing lengan sehingga didapatkan alternatif solusi untuk
meminimalisir panjang antrian pada persimpangan Padayungan Kota
Tasikmalaya.
Kata Kunci : Upaya Perbaikan , Kinerja Simpang Empat Bersinyal, MKJI 1997