DETAIL DOCUMENT
PENGARUH PUPUK KOMPOS DENGAN DEKOMPOSER YANG BERBEDA TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN SAWI (Brassica juncea L.)
Total View This Week0
Institusion
Universitas Siliwangi
Author
PRATOMO, NOWITD ARHANDWIKA
Subject
S Agriculture (General) 
Datestamp
2023-03-13 03:56:05 
Abstract :
ABSTRAK PENGARUH PUPUK KOMPOS DENGAN DEKOMPOSER YANG BERBEDA TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN SAWI (Brassica juncea L.) Oleh Nowitd Arhandwika Pratomo NPM 175001081 Dosen Pembimbing: Yaya Sunarya, Ir., M.Sc. H. Amir Amilin, Ir., M.P. Salah satu upaya untuk meningkatkan produktivitas tanaman sawi hijau (Brassica juncea L.) adalah melalui pemupukan. Pemupukan adalah pemberian pupuk untuk menambah persediaan unsur hara yang dibutuhkan oleh tanaman. Salah satu pupuk yang biasa digunakan adalah kompos. Kompos merupakan hasil dari dekomposisi bahan organic yang umumnya berlangsung dengan bantuan mikroorganisme pengurai. Selain mikroorganisme yang terdapat di tanah, proses dekomposisi bahan organik dapat dibantu dengan aplikasi mikroorganisme lokal atau sering disebut MOL sebagai dekomposer. Penelitian dengan tujuan mengetahui MOL yang paling baik untuk menghasilkan pertumbuhan dan hasil tanaman sawi hijau telah dilaksanakan di Kelurahan Mugarsari, Kecamatan Tamansari, Kota Tasikmalaya pada bulan Oktober hingga November 2021. Penelitian menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) diulang sebanyak lima kali dengan perlakuan A (tanpa dekomposer), B (EM4), C (MOL nasi basi), D (MOL tomat busuk), dan E (MOL bonggol pisang). Data analisis dengan menggunakan sidik ragam dengan Uji F dan dilanjutkan dengan Uji Jarak Berganda Duncan dengan taraf nyata 5%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aplikasi dekomposer yang berbeda berpengaruh tidak nyata pada parameter tinggi tanaman, jumlah daun, berat brangkasan, dan berat bersih tanaman sawi. Kata kunci: Sawi hijau, kompos, dekomposer 
Institution Info

Universitas Siliwangi